.
Dasril juga menerangkan bahwa keuntungan menggunakan Jarwo Super ini adalah kita dapat mengendalikan hama, untuk pemupukan sampai kerumpunnya dan ketika memanennya tidak memakai tenaga yang cukup banyak.
"Dilihat dilapangan bahwa petani kita yang menggunakan sistem konvensional, hasil yang didapat 5,62 ton/hektar. Sedangkan dengan sistem Jarwo Super, hasilnya 8,9 ton/hektar. Ini menunjukan bahwa teknologi jarwo super bisa diterapkan di Kota Pariaman", sambungnya. (*)
Halaman 12


Komentar