Mubalig di Sumbar Sepakat Dukung Nasrul Abit-Indra Catri

Metro- 02-12-2020 19:15
Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama para mubalig di Fathullah Center, Ujung Gurun, Padang, Selasa (1/12). ( Dok : Istimewa)
Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama para mubalig di Fathullah Center, Ujung Gurun, Padang, Selasa (1/12). ( Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Gabungan mubalig dari berbagai ormas Islam di Sumbar menggelar pertemuan dengan Nasrul Abit di Fathullah Center, Ujung Gurun, Padang, Selasa (1/12).

Ustad Jel Fathullah, pemimpin gabungan mubalig tersebut, mengatakan mereka bersepakat mendukung dan memenangkan Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC). Mereka juga bersedia menjadi relawan pasangan calon tersebut.

"Setelah ada komitmen kita bersama Pak Nasrul Abit, maka kita mulai bergerak: satu orang mengajak sepuluh pemilih, satu orang mencari 25 pemilih, satu orang mengajak sebanyak-banyaknya pemilih untuk mencoblos nomor urut 2," katanya setelah menandatangani kontrak politik dengan Nasrul Abit.

Baca Juga

Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat yang menginginkan perubahan di Sumbar untuk tidak memilih NA-IC.

Senior Ustad Abdul Somad itu mengajak kaum adat, agama, dan semua elemen masyarakat untuk bersama-sama memenangkan NA-IC pada Pilgub Sumbar.

Tokoh-tokoh ormas Islam, kata Ustad Jel, telah bersepakat dan menandatangani kontrak politik dengan NA-IC untuk kemaslahatan umat.

Pada kesempatan itu Ustad Jel melantunkan doa agar Allah membukakan hati masyarakat Sumbar untuk memilih NA-IC dan memuluskan keinginan pasangan calon itu untuk membantu agama.

"Ya Allah jadikanlah NA-IC menjadikan pemimpin adil. Ya Allah muluskanlah langkah mereka untuk mendukung gerakan Islam di Sumbar, membantu pesantren, pemimpin yang mempunyai keinginan membatu lembaga tahfiz. Ya Allah berkahilah ijtihad kami ini. Amin," katanya dalam doa.

NA-IC punya program yang sejalan dengan keinginan ulama. Misalnya, meningkatkan kualitas masjid dan tempat ibadah lainnya, dan memperkuat peran pesantren di tengah masyarakat.

Mereka juga berencana mengelola Masjid Raya Sumbar secara modem dan "bercita rasa" Masjidil Haram dan Nabawi, dan memberikan bantuan hibah kepada organisasi keagamaan dan sosial. (rel)

Komentar