Jembatan Desa Nemnem Leleu di Mentawai Ambruk

Metro-382 hit 05-01-2021 19:48
Warga bersama-sama melakukan evakuasi mobil yang terjun ke sungai akibat ambruknya jembatan di Desa Nemnem Leleu Mentawai, Selasa (5/1). (Dok : Istimewa)
Warga bersama-sama melakukan evakuasi mobil yang terjun ke sungai akibat ambruknya jembatan di Desa Nemnem Leleu Mentawai, Selasa (5/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Satu unit mobil pikup Ford Ranger tidak diketahui nomor polisi terjun masuk sungai akibat jembatan kayu ambruk di Desa Nemnem Leleu Sipora Kabupaten Kepuluan Mentawai, Selasa (5/1).

"Runtuhnya jembatan yang mengakibatkan satu unit mobil masuk ke sungai Desa Nemnem Leleu Sipora," kata Kapolsek Sipora, Iptu Donny Putra saat dihubungi Arunala.com di hari yang sama.

Menurut dia, jembatan tersebut runtuh Selasa (5/1) saat satu unit mobil pikup Ford Ranger dengan muatan sembako yang dikemudikan Ari Purba sedang melintas di jembatan itu, dari arah Desa Sioban menuju Desa Bosua.

Baca Juga

"Saat berada di tengah jembatan tiba-tiba bagian sebelah kiri jembatan miring dan runtuh ke kiri, sehingga mobil juga ikut jatuh ke kiri dan masuk ke sungai sedalam 3 meter itu," ucap Donny Putra.

Jembatan yang runtuh tersebut memiliki panjang lebih kurang 25 meter dan terbuat dari kayu. Dan dia mengaku, jembatan yang rusak itu merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Sioban dengan beberapa desa lainnya seperti Desa Nemnem Leleu, Desa Bosua dan Desa Berilou.

"Melihak akses penghubung itu rusak, masyarakat setempat lalu berusaha memperbaikinya walau dengan cara yang darurat agar masyarakat tetap bisa menggunakan jembatan kayu itu," imbuh Kapolsek Sipora ini.

Dalam peristiwa tersebut, sebut dia, tidak ada korban jiwa namun hanya kerugian materil saja berupa bahan-bahan sembako yang rusak akibat basah oleh air dan satu unit mobil pikup Ford Ranger.

Dia menyatakan, personel Polsek Sipora bersama masyarakat berusaha mengevakuasi mobil pikup tersebut dengan menariknya menggunakan tali secara bersama-sama ke pinggir sungai, dengan terlebih dulu mengikat seluruh bagian mobil dengan jerigen dan drum agar bisa mengapung.

Komentar