Demokrat Sumbar Tetap Bersama AHY

Metro-281 hit 04-03-2021 21:32
Para pimpinan, fraksi dan anggota DPR RI dari Demokrat asal Sumbar lakukan pertemuan untuk menyatakan sikap mendukung AHY, di Padang, Kamis (4/3). (Dok : Istimewa)
Para pimpinan, fraksi dan anggota DPR RI dari Demokrat asal Sumbar lakukan pertemuan untuk menyatakan sikap mendukung AHY, di Padang, Kamis (4/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Barat (Sumbar) akan mengambil sikap tegas menyikapi konflik yang terjadi di tubuh partai berlambang Bintang Mersi itu.

Sikap tegas yang diambil Demokrat Sumbar yakni akan memecat kadernya yang mendukung pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat 2021 yang digulirkan sebagian kader partai ini.

"Kami para pengurus dan kader Partai Demokrat di Sumbar mulai dari DPD sampai DPC, hingga fraksi kabupaten dan kota tetap bersama Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kami tidak setuju dan memprotes keras KLB," ungkap Kepala BPOKK DPD Partai Demokrat Sumbar, Muhammad Nurnas kepada wartawan dalam sebuah pertamuan di Padang, Kamis (4/3).

Komitmen mendukung AHY, sebut Nurnas, termuat dalam bentuk surat pernyataan. "Lebih dari itu, Demokrat Sumbar akan memecat kader jika terbukti mendukung KLB," tegasnya.

Nurnas meminta tingkat elit untuk menghentikan perseteruan itu. Kemudian dia juga menerangkan adanya tujuh orang kader partai yang diberhentikan secara tidak hormat oleh Ketum AHY, dan hal itu telah melalui kajian mendalam mulai dari rapat oleh mahkamah partai hingga majelis.

Untuk itu, Nurnas mengingatkan para kader Demokrat di Sumbar jangan sampai mengikuti langkah yang dilakukan oleh tujuh orang mantan kader itu.

"Terbukti melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai terima sanksi pemberhentian," tukasnya.Pernyataan Nurnas ini dipertegas oleh kader Demokrat yang menjadi anggota DPR-RI Dapil 1, Darizal Basir.

Dirinya mengatakan, apa yang mereka (Demokrat Sumbar, red) lakukan dalam memback-up AHY merupakan langkah menjaga kehormatan dan marwah partai.

"AHY adalah ketua umum yang sah dan legal sesuai AD/ART partai, juga legal menurut aturan perundang-undangn berlaku, juga merupakan panji-panji partai yang wajib dijaga kehormatan dan marwahnya," tegas Darizal.

"Kami dengar mereka yang akan melakukan KLB atau munaslub, bagaimana bisa? Sementara mereka bukan pengurus dan kader partai, tentunya ini merupakan pelanggaran besar dan wajib untuk dicegah oleh pemerintah agar tidak menimbulkan gejolak ditengah-tengah masyarakat nanti," tambah Darizal lagi.

Pertemuan yang diadakan unsure pimpinan partai termasuk fraksi Demokrat se Sumbar itu juga berlanjut dengan penyataan sikap mereka untuk tetap setia pada AHY, dan menolak pengambil-alihan secara inskonstitusional tampuk pimpinan partai melalui KLB.

Untuk diketahui, DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada tujuh kader yang terlibat dalam gerakan kudeta Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tujuh orang yang berhentikan itu yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya dan Marzuki Alie.

Komentar