Gubernur Sumbar Diminta Punya Terobosan dan Sinergitas

Metro-146 hit 13-03-2021 08:01
Gubernur Mahyledi bersama Ketua DPRD Sumbar Supardi saat rapat paripurna yang digelar Jumat (12/3). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyledi bersama Ketua DPRD Sumbar Supardi saat rapat paripurna yang digelar Jumat (12/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Terobosan dan sinergitas dengan pelaku usaha menjadi titik tekan Ketua DPRD Sumbar, Supardi dalam melihat periodesasi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar saat ini.

"Soalnya, saat ini pandemi masih berlanjut, selain itu anggaran pun terbatas. Jadi bisa dikatakan sekarang ini cukup berat bagi saudara Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar pada periodesasi ke-IV RPJPD Sumbar tahun 2005-2025," kata Supardi saat rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pidato sambutan Gubernur Sumbar, di DPRD Sumbar, Jumat (12/3).

Dia menambahkan, banyak hal yang jadi tantangan berat yang akan dilalui nantinya, seperti penanganan Covid-19, recovery sektor ekonomi, kemiskinan dan pengganguran pasca pandemi, memajukan sektor pariwisata, pertanian serta meningkatkan profesionalisme birokrasi perlu penanganan segera dari pasangan gubernur.

Baca Juga

"Namun yang menjadi tantangan terberat bagi gubernur dan wakil gubernur sesungguhnya adalah, bisa menyelesaikan semua rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) yang normalnya dilakukan dalam 5 tahun, tapi harus dilaksanakan hanya dalam waktu 3,5 tahun masa jabatan," ujar Supardi.

Menjawab penjelasan ketua DPRD itu, Gubernur Mahyeldi menjelaskan bila berdasarkan rumusan dari tim pakar RPJMD Sumbar, ada tiga target utama yang ingin dicapai, yakni peningkatan ekonomi, keberlanjutan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

Target tersebut akan dicapai dengan misi pendukung diantaranya peningkatkan sumber daya manusia (SDM), pengembangan pola ekonomi kreatif serta mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih.

"Sebab itu, kedepan kami tidak hanya fokus pada kerja tapi juga kinerja, untuk mencapai hasil maksimal dengan memberikan pelayanan terbaik," ujar Mahyeldi.

Dirinya melanjutkan, beberapa program yang akan menjadi prioritas Pemprov Sumbar nantinya adalah menyediakan kuota minimal 20 persen di SMA dan SMK bagi siswa yang tidak mampu. Termasuk juga biaya penelitian dan pendidikan lainnya bagi mahasiswa dan dosen.

Tidak hanya itu, pemprov juga berencana mengalokasikan 10 persen dari anggaran provinsi setiap tahunnya, untuk pengembangan pertanian dan menciptakan 1.000 milenial di bidang Pertanian.

"Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk bersinergi, bersatu, dan berkolaborasi mewujudkan masyarakat Sumbar yang unggul dan berkelanjutan," tutur Mahyeldi.

Dia juga mohon dukungan dari seluruh masyarakat Sumbar, Ketua dan anggota DPRD dan semua unsur yang ada. "Semoga Allah SWT akan membantu usaha kita dan menurunkan berkah bagi setiap warga Sumbar," kata Mahyledi. (*)

Komentar