Canda Komisioner KI Sumbar, Apakah KPU Sumbar Sudah Informatif?

Metro-66 hit 08-04-2021 21:59
Komisioner KI Sumbar, Tanti Endang Lestari saat berikan paparan dalam rapat evaluasi KPU se Sumbar di Bukittinggi. (Dok : Istimewa)
Komisioner KI Sumbar, Tanti Endang Lestari saat berikan paparan dalam rapat evaluasi KPU se Sumbar di Bukittinggi. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Bukittinggi, Arunala - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menggelar agenda penting yakni rapat evaluasi pelaksanaan tahapan pemilihan serentak 2020 yang dilaksanakan di Novotel Bukittinggi, 7-9 April 2021.

Rapat ini diisi dengan diskusi panel dengan mendatangkan narasumber Eka Vidia Putra selaku Akademisi, Samaratul Fuad dari KIPP Sumbar serta, Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Tanti Endang Lestari dan diikuti oleh seluruh komisioner KPU kabupaten kota se Sumbar.

Tanti dalam paparannya pada rapat itu mengungkapkan salah satu asas penyelenggara adalah Keterbukaan, dengan tidak terbuka berarti melanggar asas dan itu konsekwensinya melanggar kode etik.

Baca Juga

"Jadi, tahapan pemilu sangat sarat informasi publik, sehingga perlu pengelolaan sesuai dengan regulasi, dan ini perlu diperkuat kapasitas tim PPID KPU," kata Tanti.

Dia menyebut pada pemilihan serentak kemarin memang 0 kasus sengketa informasi yang diajukan ke KI Sumbar, tapi apakah KPU sudah informatif dalam mengelola informasinya.

"Ini masih dipertanyakan," canda Tanti yang juga mantan Komisioner KPU Bukittinggi.

Sementara ketua KIPP Sumbar, Samaratul Fuad menilai, kualitas sebuah pemilihan ditentukan juga oleh sejauh mana terbukanya ruang akses bagi warga untuk mendapatkan data dan info dari penyelenggara dalam setiap tahapan. (*)

Komentar