Kawal Badan Publik untuk Keterbukaan Informasi Publik

Metro-159 hit 19-04-2021 19:47
Mario Rosy dikukuhkan sebagai Ketua FJKIP Pessel. (Dok : Istimewa)
Mario Rosy dikukuhkan sebagai Ketua FJKIP Pessel. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala - Sejumlah jurnalis di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) membentuk Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Pessel.

Forum ini didirikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Sumbar, yang ditandatangani langsung oleh Ketua FJKIP Sumbar, Gusriyono dan Sekretaris Zondra Volta.

Sejalan keberadaannya, FJKIP Pessel juga menyiapkan pelaksanaan workshop Keterbukaan Informasi Publik yang pesertanya sejumlah badan publik pemerintahan nagari.

Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar, Arif Yumardi mengapresiasi terbentuknya FJKIP Pessel yang diketuai Mario Rosy (Wartawan Harian Posmetro Padang).

"Ini merupakan kepedulian wartawan untuk mengawal keterbukaan badan publik di Pessel," kata Arif saat dikonfirmasi, Senin (19/4).

Setiap yang dikerjakan oleh OPD/Nagari, sebut Arif, adalah informasi publik, untuk itu diharapkan setiap kegiatan dapat di bekerjasama dengan FJKIP di kabupaten itu.

"Dengan adanya FJKIP Pessel yang baru terbentuk ini, diharapkan pemkab setempat mau mensupport forum ini, mengingat Pemkab Pessel tiga kali berturut-turut meraih kategori daerah yang Informatif di Sumbar," tukas Arif.

Kepada pengurus FJKIP Pessel, Arif juga meminta bisa bekerja profesional dan objektif.

Sedangkan Ketua FJKIP Pessel Mario Rosy mengatakan forum yang diketuainya itu akan berkerja sesuai arahan dari KI Sumbar dan akan bersikap profesional dan objektif.

"Keberadaan FJKIP Pessel sebagai bentuk dukungan jurnalis dalam mengawal keterbukaan informasi publik. Dan, FJKIP Pessel memiliki peran strategis untuk berkolaborasi dengan pemkab dan badan publik di kabupaten ini, dalam memberikan informasi pada masyarakat terkait haknya terhadap keterbukaan informasi publik," ujar Mario.

Apalagi, sambungnya, pemerintah yang menggunakan dana rakyat, maka masyarakat wajib tahu kemana dan untuk apa dananya digunakan.

"Dengan pelaksanaan keterbukaan informasi dan transparansi angg otomatis ini akan mengurangi praktik korupsi di OPD/Nagari, karena tidak ada lagi yang disembunyikan," kata Mario.

Adapun susunan dari FJKIP Pessel yang dibentuk itu, yakni untuk Dewan Penasehat FJKIP Pessel Dinas Kominfo Pessel, Humas dan Protokoler Pemkab Pessel dan Tusrisep.

Ketua FJKIP Pessel, Mario Rosy, Wakil Ketua Fahmi Yuhendra, Sekretaris, Canang Bagus Prahara Umpu, Bendahara, Rega Desfinal, Bidang Publikasi, Bambang Niko Putra dan Bidang Media Masa, Ronal Dodot.

Komentar