Festival Anak Nagari Payobasuang Selama Ramadhan 1442 H

Metro-162 hit 03-05-2021 19:08
Festival Anak Nagari Payobasuang yang diadakan anak muda nagari setempat pada bulan Ramadan ini. (Dok : Istimewa)
Festival Anak Nagari Payobasuang yang diadakan anak muda nagari setempat pada bulan Ramadan ini. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Payakumbuh, Arunala - Anak Nagari Payobasuang Kelurahan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh melalui Karang Taruna Nusa Indah (KTNI) dalam rangka memeriahkan syiar Islam dengan mengadakan Festival Religi Anak Nagari (FRAN) di bulan Ramadan 1442 H ini.

Pelaksanaan festival religi ini merupakan ide dari Allen Ramanda dan kawan-kawan yang sekaligus sebagai bentuk syukuran atas berdirinya kembali Masjid Baitur Rahman kebanggaan masyarakat Payobasuang.

"Kami amat berterima kasih kepada Anak Nagari Payobasuang yang mengusung kegiatan FRAN ini,"ujar Ketua Panitia Pembangunan Masyarakat Nagari Payobasuang, Asmara Joni Dt Mangun Nan Panjang, di Payakumbuh, Senin (3/5).

Dia menjelaskan, pelaksanaan FRAN ini terdiri beberapa kegiatan, antara lain Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Bazaar Ramadhan, Festival Bedug, Tadarusan, Lomba Layang-layang, 100 Suluah Takbir, Berbagi 1000 Takjil, Didikan Subuh, Berbuka dan Sahur Bajamba.

"Kegiatan positif dan kreatif ini mendapat dukungan luas dari para perantau Payobasuang," ujar Asmara Joni lagi.

Kegiatan yang berkaitan dengan membangun masjid, menurut Asmara Joni hal ini jelas cukup penting artinya, tapi membangun ummat yang akan memakmurkan masjid tentu jauh lebih penting.

Sementara, salah seorang perantau Payobasuang dari Serpong Banten, Ady Adi Sasmita Dt Damuanso Nan Panjang turut memberi dukungan dalam bentuk hadiah untuk pemenang I dan pemenang II lomba MTQ.

Terpisah, sesepuh perantau Payobasuang yang berdomisili di Jakarta, Asmara Jaya Dt Tunaro Nan Kuniang menyampai rasa suka citanya dengan adanya kegiatan Festival Religi Anak Nagari ini.

"Festival anak muda seperti ini layak dan patut mendapat dukungan para perantau," ungkapnya.

Lebih jauh dia berpesan kepada anak muda yang mengelola kegiatan ini, laksanakanlah dengan tulus dan ikhlas mengharap ridho Allah SWT semata.

Hal senada juga disampaikan perwakilan perantau dari Pekanbaru, Eriyuf Brandel menyatakan sebagai mantan Ketua KTNI jelas dirinya ikut senang dan bangga karena kembali bergairahnya kegiatan anak muda yang aktif di Karang Taruna Payobasuang ini.

"Kami di rantau berharap kegiatan ini berlangsung lancar, sukses dan berkelanjutan di masa-masa mendatang, Ini sebuah langkah yang sangat menantang dan berani," tambahnya pula. "

Dia menyebut, tidaklah mudah mengusung acara yang spektakuler untuk ukuran sebuah nagari (kelurahan) anggaran kegiatannya cukup besar yakni mencapai Rp.60 juta.

"Untuk itu perlu kerja keras dan kerja ikhlas dari segenap anggota panitia FRAN," ungkapnya.

Sedangkan penggagas kegiatan, Allen yang juga ketua panitia menyebutkan, hingga berita ini ditayangkan sudah ada belasan peserta yang akan ikut serta untuk lomba MTQ yang mendaftar.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, bergembira dan senang sekali kegiatan ini mendapat support (dukungan) dari masyarakat di kampung dan di rantau" pungkas Allen Ramanda.

Komentar