Suhu Tubuh Semua Jamaah Diperiksa Petugas

Metro-131 hit 13-05-2021 10:51
Wali Kota Pariaman, Genius Umar diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas sebelum memasuki halaman Balaikota untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1442 Hijriah di kota itu, Kamis pagi (13/5). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas sebelum memasuki halaman Balaikota untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1442 Hijriah di kota itu, Kamis pagi (13/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Dengan menerapkan protokel kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan ketat, Pemko Pariaman melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di halaman Balaikota Pariaman, Kamis pagi (13/5).

Buktinya, sebelum salat dimulai, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang datang ke lokasi pelaksanaan salat, tidak terkecuali Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama keluarganya dan juga para pejabat di lingkup Pemko Pariaman.

"Alhamdulillah hari ini Pemko Pariaman bersama masyarakat Kota Pariaman melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H/2021 M. Saat ini Kota Pariaman berada pada zona kuning sehingga dapat melaksanakan Shalat Ied di lapangan. Pelaksanaan salat hari ini dilaksanakan dengan menerapkan Prokes ketat, memakai masker, mengukur suhu, mencuci tangan dan menjaga jarak," ungkap Genius Umar usai salat Idul Fitri.

Baca Juga

Dirinya menyebut, pihak pemko menerapkan Prokes pada pintu masuk halaman Balaikota. Mulai melakukan pengukuran suhu, meletakkan tempat cuci tangan, membagikan masker bagi jamaah yang tidak memakai maskes, mengatur jarak salat sampai menutup pintu pagar apabila jamaah sudah sesuai dengan kapasitas yang ditentukan oleh Tim Satgas Covid-19.

Meskipun masih pandemi Covid-19, Genius mengaku masyarakat cukup antusias untuk laksanakan salat Idul Fitri seperti di halaman balaikota itu.

Dalam pelaksanaan salat itu, khotbah Idul Fitri yang diberikan Kemenag Kota Pariaman, Submurdianto dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah.

Genius juga mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menerapkan Prokes dimanapun berada. Ini dilakukan untuk memutus perkembangan Covid-19 di Kota Pariaman. "Sehingga kota ini berada pada zona kuning akan berubah menjadi zona hijau nantinya," harap Genius Umar. (*)

Komentar