Dua Nagari di Tapan kembali Dilanda Banjir

Metro-299 hit 17-05-2021 01:04
Kapolsek Tapan, Iptu Gusmanto bersama jajarannya dan perangkat kecamatan meninjau lokasi banjir yang terjadi di dua nagari di Tapan, Minggu malam (16/5). (Dok : Istimewa)
Kapolsek Tapan, Iptu Gusmanto bersama jajarannya dan perangkat kecamatan meninjau lokasi banjir yang terjadi di dua nagari di Tapan, Minggu malam (16/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Snm

Painan, Arunala - Tingginya curah hujan yang mengguyur Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sepanjang Minggu (16/5) siang hingga malam hari menjadikan aliran sungai Batang Tapan meluap.

Akibatnya, sejumlah rumah warga di dua nagari yaitu Nagari Binjai dan Nagari Kampuang Tangah kembali di rendam banjir yang berasal dari luapan air sungai Batang Tapan tersebut, yang terjadi Minggu (16/5) malam.

Mendapati adanya laporan banjir di dua nagari itu, jajaran dari Polsek Tapan bersama perangkat kecamatan lainnya langsung menuju lokasi banjir.

Baca Juga

Kapolsek Tapan, Iptu Gusmanto ketika di konfirmasi Arunala.com tadi malam (Minggu malam, red) menyebutkan beberapa hari sebelumnya, masyarakat di sana juga sudah alami banjir yang disebabkan meluapnya aliran sungai tersebut.

"Mendapati laporan banjir kembali terjadi di Nagari Binjai dan Nagari Kampuang Tangah pada Minggu malam, kami langsung turun ke lokasi bersama perangkat kecamatan untuk mengecek kondisi yang terjadi," kata Gusmanto.

Hingga berita ini diturunkan, Gusmanto bersama anggotanya mengaku masih berada di lokasi banjir untuk membantu warga yang terkena banjir tersebut.

Sedangkan pengakuan Yadi (54), warga yang terkena banjir menyebutkan pada Minggu malam (16/5) sekitar pukul 18.30 WIB aliran air sungai Batang Tapan kembali meluap sehingga tempat tinggal dia dan rumah warga lainnya di Nagari Binjai dan Nagari Kampuang Tangah.

"Warga di sini berharap ada perhatian serius lagi dari Pemprov Sumbar dan Pemkab Pessel untuk bisa melakukan normalisasi atau pembuatan tanggul di aliran sungai Batang Tapan ini, agar kami tidak lagi kebanjiran," pinta Yadi.

Komentar