Total Anggaran Mencapai Rp.671 Miliar Lebih

Metro-49 hit 29-11-2020 18:38
Plt Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin menandatangani naskah pengesahan APBD 2021 usai rapat paripurna DPRD Kota Pariamam, Minggu (29/11). (Dok : Istimewa)
Plt Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin menandatangani naskah pengesahan APBD 2021 usai rapat paripurna DPRD Kota Pariamam, Minggu (29/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman tahun 2021, sebesar Rp.671.483.709.418 disahkan dalam rapat paripurna DPRD kota setenpat, Minggu (29/11).

Pengesahan APBD 2021 itu, diapresiasi Plt Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin yang hadir langsung dalam rapat pleno penetapan itu.

"Alhamdulillah, hari ini DPRD Kota Pariaman menyetujui APBD Kota Pariaman tahun anggaran 2021. Kami dari pihak pemko mengucapan terima kasih atas kerja keras pimpinan dan anggota dewan yang mampu menyelesaikan pembahasan hingga menyetujui Raperda APBD Tahun 2021 menjadi Perda," kata Mardison.

Baca Juga

Dengan persetujuan ini, sebut dia, berarti telah berhasil menetapkan produk hukum daerah yang menjadi landasan penganggaran semua kegiatan pembangunan daerah Kota Pariaman, baik dari sisi pendapatan, belanja maupun pembiayaan.

Adapun jumlah APBD 2021 yang disetujui, jelas Mardison, sebesar Rp 671.483.709.418, dan pemko siap mengakomodir masukan fraksi-fraksi yang ada di dewan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman kedepan.

"APBD ini disusun secara bersama dengan legislative, dan punya satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan mampu menyelesaikannya dengan tepat waktu. Kita harapkan kerjasama ini kedepan dapat kita laksanakan lebih baik lagi dan seoptimal mungkin," tambahnya.

Sampai saat ini, imbuh Mardison, pemko tetap berupaya mengembangkan potensi yang ada di sampai ke tingkat desa atau kelurahan. Namun demikian, pemko tetap mengedepankan pendidikan yang layak untuk warga dan kemajuan perekonomian masyarakat Kota Pariaman.

Sementara Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora mengatakan pengesahan Ranperda APBD 2021 menjadi Perda sudah melalui pembahasan dan pengkajian, baik di tingkat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Anggaran (Banggar) hingga fraksi-fraksi.

"Enam fraksi di DPRD dalam masukannya, meminta prioritas anggaran untuk pemulihan ekonomi pasca Covid-19, pendidikan dan pembuatan palang pintu kereta api atau penugasan tenaga kontrak khusus untuk menjaga perlintasan kereta api," jelasnya.

Ia berharap sinergisitas antara DPRD dengan Pemerintah Kota Pariaman tetap berjalan sehingga masyarakat di Kota Pariaman dan Kota Pariaman bisa lebih baik lagi untuk kedepan.

Komentar