Sanggar Darak Badarak Launching Logo Baru

Metro-55 hit 20-01-2021 15:46
Wako Genius Umar didampingi Kadis Pariwisata Sumbar Novrial dan lainnya besamaan memukul gendang tambua saat lauching logo baru Sanggar Darak Badarak, di UNP Padang, Rabu siang (20/1).
Wako Genius Umar didampingi Kadis Pariwisata Sumbar Novrial dan lainnya besamaan memukul gendang tambua saat lauching logo baru Sanggar Darak Badarak, di UNP Padang, Rabu siang (20/1).

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sanggar seni Darak Badarak resmi melauching logo barunya dan rebranding Komunitas Sanggar Darak Badarak, di teather tertutup Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu siang (20/). Waktu bersamaan juga dilaunching pemutaran perdana film "Anak Bawah Kolong".

Wali Kota Pariaman, Genius Umar yang ikuti hadir dalam acara launching itu sangat mengapresiasi usaha Sanggar Darak Badarak yang dipimpin Ribut Anton Sujarwo, dimana tanpa kenal lelah dan patah semangat untuk terus melatih anak-anak Pariaman untuk mencintai kesenian daerah.

"Awal kenal dengan Ribut ini, di 2013 lalu, sewaktu saya baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pariaman, dimana saya melihat anak-anak yang dididik Ribut mayoritas adalah anak nakal di kala itu," kata Genius Umar.

Baca Juga

Setelah mereka dilatih, sebut Genius, ternyata mereka bisa berkreasi dan dapat merubah kepribadian mereka menjadi lebih baik. Karena itu sanggar ini diusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan pembinaan, karena fasilitas mereka saat itu masih sangat terbatas.

Nyatanya, setelah dapatkan bantuan, Sanggara Darak Badarak justru makin besar dan sukses sampai sekarang ini. Mereka ternyata sangat kreatif dan inovatif, sehingga banyak mendapatkan job untuk pesta pernikahan dan juga pementasan dari pemerintah daerah, yang terus berkembang sampai go nasional dan internasional seperti sekarang ini," ujar Genius lagi.

Dia mengatakan dengan adanya penampilan yang disaksikan hari ini, menunjukan kecintaan pemuda Pariaman atas kesenian daerahnya yang selalu dilestarikan dari generasi ke generasi, sehingga sanggar ini jadi contoh dan pemacu semangat bagi sanggar lainnya yang ada, baik di Sumbar dan maupun di Kota Pariaman sendiri.

Genius mengharapkan Sanggar Darak Badarak juga bisa merangkul anak-anak lainnya untuk mencintai seni daerah sendiri yang dipadukan dengan trend dan musik kekinian.

Sementara, Pimpinan Sanggar Darak Badarak, Ribut Anton Sujarwo mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas perhatian dan support yang selalu diberikan Pemko Pariaman dalam hal membina dan melestarikan kesenian khas lokal dan daerahnya.

"Tiga tahun kami berada di bawah kolong rumah tabuik subarang, tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah daerah, dan bahkan yang kami dapatkan cemoohan dan hadangan dari penduduk sekitar," tutur lulusan Sendratasik UNP ini.

"Alhamdulillah, setelah pak Genius Umar yang waktu itu masih jadi wakil wali kota, kami justru mulai mendapat perhatian dan memberi kami bantuan. Akhirnya kami dapat besar dan berhasil seperti sekarang ini," tukas Ribut.

Ribut menuturkan saat ini dirinya sudah mengajar dan melatih sebanyak 11 generasi, dan di 2021 ini, barulah dapat membuat sebuah film, album dan rebrending logo baru bagi sanggarnya.

Acara ini dibuka dengan ditandai pemukulan gendang tambua yang dilakukan oleh Walikota Pariaman, Genius Umar yang didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, Inspektur Pariaman, Yota Balad, dan perwakilan dari Pemko Padang.

Komentar