Peringati Hari Bumi Sedunia, Telkomsel Ajak Pelanggan Ciptakan Jejak Kebaikan

Ekonomi- 24-04-2024 09:35
Memperingati Hari Bumi Sedunia, Telkomsel merilis kampanye video
Memperingati Hari Bumi Sedunia, Telkomsel merilis kampanye video "Jejak Kebaikan". Dokumen Telkomsel

Jakarta, Arunala.com--Memperingati Hari Bumi Sedunia, Telkomsel merilis kampanye video "Jejak Kebaikan" yang mengajak pelanggan untuk bergerak bersama menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan bumi. Salah satu cara yang dapat dilakukan pelanggan Telkomsel adalah dengan menukarkan Poin setara penanaman satu pohon dalam program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset.

Sejalan dengan proses bisnis berkelanjutan perusahaan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), gerakan "Jejak Kebaikan" dari Telkomsel ini terinspirasi oleh semangat Indonesia dalam menjaga bumi pertiwi.

"Selaras dengan semangat Telkomsel yang terinspirasi dari semangat Indonesia untuk terus menjaga bumi pertiwi, Telkomsel mengajak seluruh pelanggan untuk bersama menciptakan ‘Jejak Kebaikan’. Tentunya melalui tindakan sederhana yang nyata dan menyeluruh untuk mengimbangi jejak karbon yang kita tinggalkan. Seperti dengan berkontribusi pada program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset melalui penukaran Telkomsel Poin untuk penanaman pohon," kata Saki H Bramono, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel dalam keterangannya.

Salah satu capaian yang telah diraih dari program Telkomsel Jaga Bumi adalah melalui program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset. Di mana dalam kolaborasi bersama platform Jejak.in ini lebih dari 15 ribu pohon mangrove telah ditanam di berbagai lokasi termasuk di IKN sepanjang tahun 2023.

Sementara itu, melalui program Telkomsel Jaga Bumi Waste Management bersama PlusTik, sebanyak lebih dari 75 ribu pavement block dan 20 ribu phone holder telah diproduksi dari limbah plastik dan bekas cangkang kartu SIM sepanjang tahun 2023.
Hingga saat ini, Telkomsel pun telah mendukung akses digital pada 232 situs jaringan di daerah terpencil dan perbatasan Indonesia melalui program BTS Merah Putih yang menggunakan energi hijau atau sumber daya terbarukan. Sehingga konsumsi energi lebih efisien dan rendah emisi gas karbonnext

Komentar