Lapas Pariaman Adakan Panggung Keakraban

Metro- 23-06-2021 15:23
Wawako Mardison Mahyuddin saat hadiri panggung keakraban di Lapas Pariaman Klas II/B, Rabu (23/6). (Dok Istimewa)
Wawako Mardison Mahyuddin saat hadiri panggung keakraban di Lapas Pariaman Klas II/B, Rabu (23/6). (Dok Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II/B Pariaman adakan acara Panggung Keakraban bertempat di Lapangan Futsal Lapas Pariaman IIB Karan Aur, Pariaman, Rabu (23/6).

Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengapresiasi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II/B Pariaman atas digelarnya acara Panggung Keakraban bertempat di Lapangan Futsal Lapas Pariaman II/B Karan Aur, Pariaman, Rabu (23/6).

"Kegiatan ini bertujuan untuk menghibur dan menghilangkan kejenuhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang sudah beberapa bulan ini tidak bisa berjumpa dengan keluarganya karena pandemi Covid-19," ujar Mardison saat membuka acara dengan tema "Terkurung Bukan Berarti Tak Berbudaya" itu.

Berbagai penampilan seni seperti band, tari, dan pertunjukan ditampilkan oleh beberapa komunitas seni di Kota Pariaman seperti Sanggar Darak Badarak, Lamomba Production, Ratu Management,CPNS Band dan Si Boy yang disambut meriah oleh warga binaan dan petugas Lapas Kelas II/B Pariaman yang menonton.

Mardison katakan, apa yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Pariaman ini adalah simbol kebersamaan yang tujuannya memberikan hiburan kepada penghuni lapas dari kesuntukan dan kebosanan didalam lapas. Acara ini juga sebagai ajang silaturahmi antara warga binaan dan petugas Lapas.

Ditegaskannya bahwa para penghuni lapas ini tidak ada yang ganas dan tidak ada yang sadis, semua adalah manusia yang awalnya ialah baik. Diharapkan tidak ada lagi bertambah masyarakat kita yang masuk kedalam lapas ini.

"Seluruh penghuni lapas, tetaplah semangat dan selalu ingat prokes covid-19 ," tegas ayah dengan tiga orang anak ini. Ia juga mengapresiasi kesedian para seniman yang tampil hari ini untuk menghibur warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas II/B Pariaman, Edi Junaidi mengatakan, acara ini digelar menghibur para narapidana yang mungkin merasa jenuh.

"Diketahui hal tersebut karena dilarangnya kunjungan bagi para keluarga binaan lapas akibat pandemi Covid-19," ujarnya.

Dikatakannya kunjungan boleh dilakukan secara online melalui video dan keluarga hanya diperbolehkan menitipkan barang untuk penghuni lapas.

"Berangkat dari kepedulian para pelaku seni di Kota Pariaman terhadap kehidupan saudara kita di dalam Lapas,

Alhamdulillah

kegiatan yang di dukung oleh banyak pihak salahsatunya Bank Syariah Indonesia (BSI) ini berjalan dengan sukses," tukasnya.

Komentar