Kabupaten Bungo dan Merangin akan Dilewati Peserta TdS 2020

Metro-501 hit 31-01-2020 17:00
Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial.
Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial.

Penulis: Administrator | Editor:

Padang, Arunala - Kabupaten Bungo dan Kabupaten Merangin di Provinsi Jambi menyatakan kesediaannya sebagai penyelenggara Iven Internasional Tour de Singkarak (TdS) tahun 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial kepada Arunala, Jumat (31/1) mengungkapkan, kepastian keikutsertaan Kabupaten Bungo dan Merangin itu pada TdS 2020 setelah Kabid Pemasaran Disbudpar Provinsi Jambi mempertegas rencana keikutsertaan Kabupaten Bungo dan Merangin pada TdS 2020 pada rapat koordinasi perdana Kamis, 30 Januari.

"Ini tentunya mempertegas tagline TdS, connecting Sumatera," kata Novrial yang akrab disapa Uncu itu.

Dengan ikut sertanya kedua kabupaten di provinsi tetangga Sumbar itu, menambah jumlah kabupaten provinsi terdekat dilalui peserta TdS nantinya, setelah tahun lalu Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi ikut sebagai penyelenggara, dan sekarang kembali menyatakan ikut serta.

Dengan begitu, tambah Novrial, TdS tahun 2020 diikuti oleh 16 daerah yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) dan Provinsi Jambi.

Perincian daerah yang ikut adalah, 12 daerah dari Sumbar yakni, Kota Padang, Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, Payakumbuh, Kabupaten Solok Selatan, Solok, Pesisir Selatan, Agam, Tanah Datar, Sijunjung dan Kanupaten Dharmasraya.

"Empat daerah lagi adalah yang dari Provinsi Jambi itu yakni Kabupaten Bungo, Merangin, Kerinci dan Kota Sungai Penuh," jelas Novrial.

Terkait tujuh daerah di Sumbar yang tidak ikut sebagai penyelenggara TdS tahun 2020 ini, Novrial mengatakan, kemungkinan hal tersebut dikarenakan faktor minimnya ketersediaan anggaran disebabkan banyaknya even berskala nasional di Sumbar dan pilkada pada tahun 2020 ini.

Pada Rakor yang digelar kemarin itu, juga dibahas etape l, tuan rumah, grand start dan grand finish serta berbagai aspek teknis berdasarkan evaluasi pelaksanaan TdS 2019. Untuk start dan finish ditetapkan dengan indikator kesiapan dukungan program kegiatan, akomodasi dan event penunjang.

Terpisah, Kabid Pemasaran Dispar Sumbar, Hendri Agung Indrianto mengatakan, Iven TdS 2020 telah masuk ke dalam agenda Federasi Balap Sepeda Internasional UCI dan dijadwalkan tanggal 7 hingga 15 September 2020.

Belajar dari pengalaman TdS 2019, tambah Hendri Agung, pihaknya bertekad agar pelaksanaan TdS 2020 lebih baik lagi dari TdS sebelumnya, terutama dalam sisi kemeriahan dan dampak positifnya kepada masyarakat.

"Kami sepakat untuk mengadakan lebih banyak lagi event-event sebagai pendamping dan pendukung TdS," jelas Hendri Agung yang lama menggeluti dunia pariwisata di Australia itu mengakhiri. (jer)

Komentar