Desa Sungai Sirah Segera Miliki Galeri Kerajinan

Metro-31 hit 05-07-2021 16:14
Genius Umar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan galeri Sungai Sirah, Senin (5/7). (Dok : Istimewa)
Genius Umar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan galeri Sungai Sirah, Senin (5/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Desa Sungai Sirah, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman akan segera memiliki sebuah galeri untuk pemasaran hasil-hasil kerajinan desa ini.

Pembangunan galeri ini ditandai dengan pemasangan batu pertama dari Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Senin (5/7), dan ini merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

"Pembangunan galeri merupakan bantuan Kementerian PUPR dengan program padat karya tunai. Dengan program semacam inisemua masyarakat bisa mengerjakan secara bergotong royong. Karena itu saya berharap kerjasamanya sehingga bisa selesai dengan waktu yang ditentukan," ungkap Genius Umar sesuai peletakan batu pertama pembangunan geleri itu.

Baca Juga

Genius Umar juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)yang telah memberikan bantuan untuk Kota Pariaman.

Dia menambahkan, bagi Kota Pariaman sudah menerima banyak bantuan dari pemerintah pusat, mulai dari pembangungan Pasar Rakyat Kota Pariaman, pembangunan Pasar Kurai Taji sampai pembangunan galeri dan los Pasar Balai Nareh.

"Nantinya bangunan galeri di Desa Sungai Sirah ini bisa digunakan dengan memajangkan hasil kerajinan desa, dan juga bisa dimanfaatkan oleh desa lain yang ingin memajangkan hasil kerajinan mereka juga. Sehingga secara tidak langsung infrastruktur berhasil perekonomian meningkat," tambahnya.

Sementara itu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Sumbar diwakili Tenaga ahli Monev Program Kotaku Sumbar, Robi Batubara mengatakan pembangunan galeri ini dilaksanakan selama 120 hari kalender.

"Nilai pembangunannya Rp995 jutayang berlokasi di Dusun Barat, Desa Sungai Sirah, Kota Pariaman. Untuk pekerja melibatkan masyarakat setempat sehingga menambah perekonomian masyarakat itu sendiri," ujar Robi.

Program Kotakumerupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan. Dalam pelaksanaannya, program ini menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemko pemkab sebagai pelaku utama.

Tujuan lainprogram ini, jelasnya, adalahmenyejahterakan masyarakat berpenghasilan rendah dan menyediakan infrastruktur pendukung peningkatan ekonomi.

"Pendirian galeri merupakan salah satu langkah untuk mensukseskan tujuan ini. Sehingga dengan adanya bangunan ini, hasil dari kerajinan masyarakat dipajang sekaligus dipromosikan dan bisa dilirik pembeli. Dagangan laris dan perekonomian masyarakat terus meningkat," kata Robi.

Komentar