Perangkat Desa Diminta Perkuat Data Statistik

Metro-50 hit 10-08-2021 15:31
Pelaksanaan bimtek digatilisasi data wilayah yang diadakan Dinas Kominfo Pariaman, Selasa (10/8). (Dok : Istimewa)
Pelaksanaan bimtek digatilisasi data wilayah yang diadakan Dinas Kominfo Pariaman, Selasa (10/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Untuk mendigitalkan data-data wilayah desa dan kelurahan, terutamapetabatas wilayah antar desa kelurahan di Kota Pariaman, Dinas Komunikasi dan Informatika(Kominfo) Kota Pariaman mengadakanbimtekdigitasi peta wilayah desa kelurahan di ruang rapat Bappeda Pariaman, Selasa (10/8).

Bimtek ini juga menghadirkanDinas Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar sebagai sumber data dan juga dibantu mahasiswa magang Universitas Negeri Padang (UNP) yang telah mendigitasi desa di Kecamatan Pariaman Timur sebelumnya.

Kabid Pelayanan Kominfo/Statistik Sektoral, Diskominfotik Sumbar, Oni Fajar Syahdi menyampaikan bila data statistik desa/kelurahan telah benar dan akurat maka data kecamatan, kota dan propinsi akan benar dan akurat pula.

Baca Juga

"Sebab itu, perwakilan desa keurahan yang hadir saat ini memiliki peran penting memberikan data yang benar dan akurat tersebut. Dampaknya adalah, Pemko Pariaman memiliki data yang akurat, begitu juga dengan data Pemprov Sumbar juga akan akurat," ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan statistik sektoral ini tetap menjadi perhatian dan didukung dengan anggaran.

"Namun bila tidak ada anggaran di daerah, maka diharapkan daerah tetap melakukan koordinasi dengan kami dan kami bersedia datang ke daerah tersebut sebagai narasumber," harap Oni.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Pariaman,Hendri juga berharap setelah bimtek ini dilakukan masing-masing desa dapat membuat data yang lebih akurat, lebih terstruktur, lebih mudah dicari dan didapatkan setiap saat. Karena data itu bersifat dinamis, setiap waktu data itu bisa berubah.

"Dinas Kominfo Pariaman akan selalu membantu desa kelurahan untuk mewujudkan data statistik sektoral yang lebih akurat. Kamijuga menerimalayanan konsultasi desa statistik," ujarnya.

Dia menambahkan agar data-data atau peta-peta tersebut sesuai dan sinkron dengan kondisi desa yang sebenarnya, maka perlu dibahas bersama dengan kepala desa aparatur desa yang memahami kondisi masing-masing desa.

Pertemuan ini juga sekaligus mendalami penggunaan Aplikasi Google Earth Pro, aplikasi yang mudah dan tidak berbayar. Dengan menggunakan aplikasi ini data akan menjadi lebih akurat, seperti luas wilayah, luas kawasan, luas batas antar desa didalam kecamatan, batas dusun didalam satu desa, karena dibuat pemerintah desa itu sendiri.

Komentar