67 Mahasiswa Pariaman Terima Program Sagasaja

Metro-33 hit 02-08-2021 14:37
Wali Kota Genius Umar saat menyerahkan beasiswa Sagasaja kepada salah seorang mahasiswa, Senin (2/8). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Genius Umar saat menyerahkan beasiswa Sagasaja kepada salah seorang mahasiswa, Senin (2/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Sebanyak 67 orang mahasiswa Pariaman dari Polilteknik Ati Padang menerima program Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja) tahun akademik 2021/2022, menerima beasiswa dariBadan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kota Pariaman.

'Ini merupakan bentuk keseriusan Pemko Pariaman dalam memberikan pendidikan yang layak kepada anak-anak kurang mampu di kota ini. Sebab itu, mereka penerima beasiswa ini harus fokus dalam belajar dan tingkatkan prestasi sehingga ketika tamat nanti mampu membantu perekonomian keluarga," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar di sela sela penyerahan beasiswa Sagasaja, di kawasan Muaro Pantai Pauh Kota Pariaman, Senin (2/8).

Bantuan ini, sebut Genius, diberikan agar anak-anak di Kota Pariaman mendapatkan pendidikan yang layak. Penerima bantuan ini mampu secara akademik namun memiliki keterbatasan dalam segi ekonomi, sehingga inilah yang menjadi latar belakang pemko adakan program Sagasaja.

Baca Juga

"Sebagai putra-putri terbaik Kota Pariaman, nantinya ananda akan menjadi pemimpin di kota ini, oleh sebab itu harus peduli terhadap perkembangan Kota Pariaman dan memiliki semangat untuk memajukan kota ini," pinta Genius Umar.

Sementara itu, Pemko Pariaman bersama Baznas selama ini sudah menyerahkanbeasiswa sebesar Rp366.870.000. Program Sagasaja ini merupakan salah satu program unggulan Pemko Pariaman sejak 2018 lalu. Hingga sekarang sudah tercatat 179 orang mahasiswa Kota Pariaman yang menerima program Sagasaja itu.

Sedangkan Risa Triana Putri, salah satu penerima program Sagasaja hari itu mengucapkan terima kasih kepada wali kota dan Baznas karena telah membuat program ini.

"Alhamdulillah, dengan adanya program Sagasaja, saya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ini merupakan cita - cita saya yang hampir musnah dengan melihat perekonomian keluarga. Proses mendapatkan beasiswa pada program Sagasaja juga tidak sulit, cukup melampirkan beberapa surat pengantar dari desa," ungkapnya.

Usai penyerahan beasiswa, dilanjutkan dengan goro bersama membersihkan lingkungan objek wisata Muaro Pantai Pauh.

Komentar