Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Wilayah Terdampak Banjir Bandang

Ekonomi- 15-05-2024 12:10
Pertamina melalui Regional Sumbagut memastikan ketersediaan energi di wilayah yang terdampak bencana memenuhi kebutuhan masyarakat lokal di Sumbar. Humas Pertamina
Pertamina melalui Regional Sumbagut memastikan ketersediaan energi di wilayah yang terdampak bencana memenuhi kebutuhan masyarakat lokal di Sumbar. Humas Pertamina

Padang, Arunala.com--PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan pasokan energi dapat terpenuhi, dampak bencana banjir bandang wilayah Sumatera Barat yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024).

“Pertamina melalui Regional Sumbagut memastikan ketersediaan energi di wilayah yang terdampak bencana memenuhi kebutuhan masyarakat lokal di Sumatera Barat,” terang Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).

Area Manager Comm, Rel, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria memerinci upaya ketersediaan pasokan energi wilayah terdampak bencana di Sumbar, Pertamina mengaktifkan skema alternatif rute mobil tangki untuk mengantisipasi dampak bencana alam yang memutus akses jalan menuju sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar.

Menurutnya, bencana alam banjir bandang dan banjir lahar hujan tersebut berdampak pada jalur pendistribusian energi ke SPBU khususnya di wilayah Kabupaten Tanahdatar, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengaktifkan skema alternatif rute mobil tangki untuk mencukupi energi (BBM) ke SPBU terdampak,” ungkapnya.

Mekanisme skema alternatif rute itu, lanjut Satria, memasok BBM ke Kabupaten Agam, Kabupaten Tanahdatar dan Kota Bukittinggi dialihkan alur distribusinya melalui Fuel Terminal (FT) Sei Siak, Riau. Sebelumnya, SPBU di beberapa wilayah yang terdampak itu dipasok melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Sumbar.

Pada Minggu (12/5), melalui skema alih supply dan alternatif yang dilakukan FT Sei Siak yang berada di Provinsi Riau menyalurkan BBM sebanyak 80 KL Pertalite dan 80 KL Biosolar ke 12 SPBU yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota (empat SPBU), Kota Payakumbuh (enam SPBU), Kota Bukittinggi (satu SPBU), dan Kabupaten Agam (satu SPBU).

Satria menambahkan, untuk pasokan SPBE yang berada di kota akan dipasok oleh Integrated Terminal (IT) Dumai.

"Di tengah kerusakan infrastruktur jalan yang cukup berat, saat ini kami terus melakukan koordinasi baik secara internal dan eksternal. Ini untuk memastikan pasokan energi baik BBM atau pun LPG tetap tersalurkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap energi, setiap harinya kami akan melakukan evaluasi terkait rute alternatif ini sambil melihat perbaikan sementara infrastruktur jalan," pungkas Satria.(*)

Komentar