Supardi Ingin Kuliner Payakumbuh Harus Mendunia

Ekonomi- 19-05-2024 19:10
Ketua DPRD Sumbar Supardi berikan motivasi pada peserta bimtek WRSE di Kota Payakumbuh, Sabtu (18/5/2024) kemarin. (dok : humas dprd sumbar)
Ketua DPRD Sumbar Supardi berikan motivasi pada peserta bimtek WRSE di Kota Payakumbuh, Sabtu (18/5/2024) kemarin. (dok : humas dprd sumbar)

Payakumbuh, Arunala.com - Kaum ibu yang membuka usaha penganan kue di Kota Payakumbuh harus meng-upgrade kemampuannya di segi kemasan dan pemasaran produknya.

"Dengan kemasan yang bagus, maka pasar bagi produk ibu-ibu lebih terbuka lebar, apalagi penganan kue yang ibu-ibu juga merupakan kuliner khas Payakumbuh," ungkap ketua DPRD Sumbar Supardi saat beri motivasi kaum ibu peserta Bimtek Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) angkatan terakhir, di Kota Payakumbuh, Sabtu (18/5/2024) kemarin.

Untuk diketahui, jelas Supardi, di Payakumbuh ini banyak miliki aneka kue khas atau spesifik, seperti galamai, wajik, kipang, Bareh Randang dan lainnya.

"Sayangnya kita lebih menyukai kue-kue modern, padahal jika dimanajemen dan dikelola lebih baik, bukan tidak mungkin kuliner khas Payakumbuh ini bisa mendunia," jelas Supardi.

Sebenarnya, sebutnya, kuliner atau penganan kue yang ada Payakumbuh dan Sumbar umumnya cukup enak dan punya cita rasa yang menggugah selera.

"Bahkan saya pernah membawa tamu dari Turki dan menyuguhkan goreng tongkang dan goreng pisang, mereka sangat menyukainya. Untuk itu, kita harus fokus membuat kreasi, karena kuliner itu terus berkembang, termasuk cara penjualannya dan cara pengemasan," beber Supardi.

Dia juga menjelaskan, banyak kuliner atau kue-kue yang sebenarnya sudah dikenal masyarakat, dan dengan memanfaatkan era digital ini, membuat kuliner tersebut viral dan diburu pembeli.

"Payakumbuh menurut saya punya potensi untuk pengembangan kuliner ke arah ini, tinggal keseriusan kita bersama untuk menjadikan kuliner Payakumbuh dikenal dunia. Saatnya Payakumbuh menjadi kota tujuan, bukan kota persinggahan," ungkap Supardi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana bimtek dari Dinas Sosial Sumbar, M Sampurno AKS menyebut kegiatan pelatihan pembuatan kue ini seharusnya bermanfaat untuk WRSE. Karena pada.akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bimtek bagi WRSW pada tahun 2024 ini digelar sebanyak 10 angkatan. Masing-masing angkatan berjumlah 75 peserta. Saat ini sudah ada 750 alumni bimtek WRSE di Kota Payakumbuh. (*)

Komentar