.
Bahkan di Thailand, sebut Akmal Malik, dengan wisata sungai Chao Praya yang dimilikinya, bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp5 miliar per hari.
Dia juga menyarankan konsep wisata seperti ini bisa juga dikembangkan Pemprov Sumbar karena miliki banyak sungainya.
"Potensi ini bisa dioptimalkan menjadi destinasi wisata susur sungai pula. Apalagi Sumbar terkenal juga dengan wisata kuliner, dan ini bisa dipadukan menjadi satu paket wisata susur sungai," sarannya.
Satu contohnya, jelas Akmal Malik, apabila wisatawan menikmati kuliner di restoran atau di rumah makan, paling harganya Rp22 ribu atau lebih sedikit per porsi.
Sebaliknya, apa bila wisatawan menikmati kuliner diatas kapal sambil menyusuri sungai makan harganya akan naik bisa menjadi Rp50 per porsi. Hal ini jelas beri nilai tambah," tuturnya.
Jadi intinya disini, jelas Akmal Malik, bagaimana barang yang bisa menjadi tidak biasa, contohnya suasana menikmati kuliner diatas kapal wisata susur sungai.
"Saya rasa Kota Padang bisa mengadopsi konsep wisata susur sungai yang ada di Kota Samarinda ini, termasuk kabupaten kota yang miliki sungai," pungkas Akmal Malik. (*)


Komentar