Pria Asal Pariaman Ikuti Ajang TTG ke-XXII Kemendes PDTT

Teknologi-241 hit 07-09-2021 16:30
Syafri Hendri dengan temuannya mesin pengering serba guna tenaga surya di Kota Pariaman, Selasa (7/9). (Dok : Istimewa)
Syafri Hendri dengan temuannya mesin pengering serba guna tenaga surya di Kota Pariaman, Selasa (7/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Mesin pengering serba guna bertenaga Surya, buatan Syafri Hendrimasuk nominasi ajang teknologi tepat guna (TTG) nasional XXII yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kamis (9/9) mendatang.

Ajang yang akan dilaksanakan secara daring itu, karya pemuda asal Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman itu nantinya akan dilombakan bersama beberapa karya dari provinsi lainnya.

Mesin pengering serba guna tenaga surya milik Syahri Hendri sudah masuk daftar 10 besar penilaian TTG nasional,dansiap untuk mengharumkan nama Sumbarkhususnya Kota Pariaman di kancah nasional.

Baca Juga

"Mesin pengering itu saya buat pada 2016 lalu. Kegunaannya bisa untuk menjemur atau mengeringkan berbagai komoditi pertanian yang dihasilkan masyarakat. Semulasayamenciptakan alat tersebut untuk kebutuhan pribadisaja yakni untuk mengeringkan produk olahan kelapa yang dijualnya," kata Syafri Hendri akrab dipanggil Ipen itu, di Pariaman, Selasa (7/9).

Diamengakui, keinginannya untuk mengembangkan inovasi itu didasari atas kesulitan masyarakat petani saat mengeringkan berbagai hasil pertaniannya.

Kemudian, berbekal kayu bekas, dan bahan-bahan lain dengan modal sangat terbatas, dia pun berhasil menciptakan alat pengering (oven) dengan suhu mencapai 66C.

"Dengan suhu setinggi itu bisa lebih cepat mengeringkan padi, kulit manis, cabe, dan produk pertanian lainnya. Termasuk untuk menjemur emping malinjo, dan produk ikan sebagai mata pencarian terbesar di daerah itu. Jadi, petani tak perlu risau lagi saat hujan datang, karena tetap bisa menjemur hasil pertanian dan perikanannya," ujar Syafri Hendri lagi.

Dirinya mengaku optimistis, alat temuannya bisa menang pada ajang TTG nasional kali ini. Dia pun bertekad untuk tidak akanmenjual alat temuannyatersebut, dan lebih memilih untuk mengajarkan cara membuat oven tersebutke masyarakat, agar manfaatnya juga bisa dirasakan oleh petani lainnya.

Inovasi sederhana berupa alat pengering serba guna tenaga surya yang diciptakan Syafri Hendri inidiakui telah berhasil membantu masyarakat Kota Pariaman, terutama usaha kecil dalam hal menekankan biaya produksi, efektifitas dari segi waktu dan hieginis.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Pariaman, Adi Junaidi mengatakan, pihaknya akan memberikan dukungan penuh bagi Syafri Hendri, sebagai warga Kota Pariaman yang akan berpartisipasi pada ajang TTG Kemendes PDTT itu.

"Lomba itu berawal dari sayembara yang kami laksanakan di Pariaman, dan alat pengering tenaga surya ciptaan Syafri Hendri keluar sebagai pemenang, dan diutus mewakili Kota Pariaman ke tingkat Sumbar," kata Adi Junaidi.

Setelah itu, sambung Adi, Syafri Hendri dan alat temuannya juga menjadi yang terbaik di Sumbar provinsi, bahkan masuk 10 besar di tingkat nasional.

"Saya berharap agar alat pengering milik Syafri Hendri ini bisa jadi yang terbaik di tingkat nasional nantinya, serta manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang lebih luas," kata Adi Junaidi.

Pada babak final TTG tingkat nasional ini, Syafri Hendri dengan Oven Serba Guna miliknya bersaing dengan produk smart cabai dari natuna, alat penghancur tandan kosong kelapa sawit dari Riau, Tulang Bawang dari Lampung, serta temuan mesin penghasil BBM, Gas, dan listrik dari sampah plastik asal Banten.Selain itu, juga ada temuan fermentor kopi luwak tanpa luwak dari Jawa Barat, alat lading penata purun dan mesin pembersih purun dari Kalimantan Tengah. Kemudian ada alat penggorengan serba guna dari Kalimantan Utara, alat pertanian multifungsi berbasis panel surya dari Bali, serta alat jemur efek rumah kaca dari Kalimantan Timur.

Komentar