Padang, Arunala.com - Senator Alirman Sori, miris atas sikap lima oknum Nahdliyin yang menemui Presiden Israel, Isaac Herzog.
Menurutnya, komponen bangsa Indonesia jangan lupa sejarah, Palestina adalah yang pertama mengakui kedaulatan Republik Indonesia saat masa penjajahan.
"Pada 6 September 1944, Mufti Besar Palestina, Amin Al-Husaini menyampaikan kepada dunia terkait dukungan terbuka atas "kemerdekaan Indonesia"," ujar Alirman Sori melalui pesan WhatsApp nya diterima Arunala.com, Selasa pagi (16/7/2024).
Dirinya meminta pemerintah Indonesia bersikap secara tegas mengutuk tindakan biadab tentera Israel atas pembantaian warga sipil dan anak-anak Palestina yang tidak berdosa.
"Kemudian adanya kabar lima oknum yang dikenal sebagai aktivis Nahdlatul Ulama Nahdliyin menemui Presiden Israel, Isaac Herzogini jelas sangat melukai perasaan kita kaum muslim," ujar senator daerah pemilihan Sumatera Barat ini.
Menurutnya, apa yang dilakukan oleh lima oknum ini selain melukai hati sesama Muslim juga melawan arus atas kebijakan pemerintah Indonesia.
Atas sikap lima oknum tersebut, seharusnya PBNU memberikan sanksi yang tegas karena tidak menunjukan sikap empati sesama Muslim dan kita berharap agar hal ini tidak terulang," ujar Alirman Sori lagi.
"Diingatkan, sebagai sesama Muslim seharus kita saling berempati atas penderitaan warga Palestina akibat kekejaman tentara Palestina yang sungguh sangat biadab," imbuhnya.
Alirman Sori mengajak semua komponen bangsa Indonesia secara bersama berdoa semoga Palestina secepatnya terbebas dari kekejaman kemanusiaan oleh Israel. (*)


Komentar