.
Di mana 111 titik di antaranya berada di dealer resmi Toyota, 2 titik di mal besar Jakarta, dan 2 titik di Rest Area Jalan Tol Trans Jawa yang akan terus bertambah seiring meningkatnya popularitas BEV dan PHEV Toyota.
Selain penambahan fasilitas pendukung mobilitas yang membuat pelanggan bebas dari rasa khawatir, PHEV secara khusus memiliki berbagai ketebalan yang memperkuat value -nya bagi pelanggan yang ingin menjalani gaya hidup ramah lingkungan.
Pertama tentunya terkait kemampuan mengisi ulang baterai melalui charger eksternal untuk meningkatkan daya kirim EV Mode sebagai solusi mobilitas di dalam kota.
Berikutnya, PHEV juga memiliki kemampuan selfcharging untuk menjaga mobilitas di wilayah yang masih belum terjangkau charging spot. Termasuk pula memiliki efisiensi bahan bakar yang unggul berkat mesin hybrid dengan siklus Atkinson, dan emisi jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional.
Fleksibilitas yang sangat tinggi ini membuat pelanggan PHEV Toyota terbebas dari jangkauan kecemasan ketika mobilitas di berbagai lokasi. Baik dalam kota maupun antar kota.
No One Left Behind, pelanggan juga dapat berkontribusi mengurangi emisi karbon melalui lebih banyak cara. Toyota menampilkan Kijang Innova Zenix HEV Flexy Fuel Concept yang menggabungkan teknologi Hybrid dengan penggunaan bahan bakar alternatif dan mempercepat pengurangan emisi karbon.
Kijang Innova Zenix HEV dipilih karena merupakan ikon kendaraan keluarga Indonesia. Bahkan menemukan jati diri baru sebagai kendaraan ramah lingkungan.
Semakin memudahkan pelanggan, semua model mesin pembakaran internal (ICE) terbaru Toyota telah dirancang agar dapat memakai bahan bakar Bioetanol (E10). Serta jajaran mesin diesel Toyota telah mendukung pemakaian BBM Biodiesel.
Toyota berkomitmen untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam menjalankan Peta Jalan Energi Indonesia . Target jangka pendeknya adalah energi terbarukan akan memenuhi setidaknya 34 persen pasokan listrik di Indonesia pada tahun 2030 untuk selanjutnya menuju Net Zero Emission di tahun 2060.
Dengan Multi Pathway Strategy, Toyota memperkenalkan teknologi netral karbon Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) sebagai jawaban atas kebijakan tersebut .
Teknologi yang ada pada Toyota Mirai ini, menggunakan hidrogen murni sebagai sumber energi penggerak motor listrik sehingga dipastikan nol emisi karena emisinya berupa air murni, serta senyap khas mobil listrik. Teknologi kelak ini dapat dimanfaatkan oleh moda transportasi lain, termasuk sumber energi untuk industri, perusahaan, dan rumah tangganext


Komentar