Akun Google Business 60 Hotel Diretas, Hati-hati Jika Ditawari Harga Kamar Murah

Ekonomi- 13-08-2024 15:14
Ilustrasi hackers. IST
Ilustrasi hackers. IST

"Dalam kondisi seperti ini lebih disarankan kepada pelanggan untuk datang langsung ke hotel. Mungkin melalui orang yang dipercaya yang berada di Sumbar, yang bisa dibantu untuk mewakili datang langsung ke hotel-hotel," sambung Rina.

Dikatakannya persoalan tersebut juga bakal dilaporkan BPP PHRI ke Mabes Polri, dengan harapan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Karena kasus hacker tersebut tidak hanya dialami hotel-hotel di Sumbar, tapi terjadi secara nasional.

"Yang pasti, hal ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera dihentikan. Karena membuat dunia perhotelan kita menjadi kalang kabut dan tercoreng, serta akan menimbulkan trust issue ke depan," ujarnya.

Rina Pangeran berharap semoga pemerintah segera turun tangan dan mencarikan jalan keluar agar para hacker ini tidak terus tumbuh dan membuat kacau dunia digital. "Karena saat ini kegiatan sehari-hari kita tidak bisa dipisahkan dari dunia digital, jika tidak ada kepastian keamanan dalam penggunaannya akan membuat masyarakat jadi bingung dan panik," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani di Jakarta mengatakan PHRI mengungkap 320 akun Google Business milik pengelola hotel telah diretas. Menyikapi hal demikian, PHRI Pusat akan melaporkan ke Mabes Polri yang bergerak di bagian kriminal siber dalam waktu dekat.

"Mungkin besok atau lusa, kami sambil mengumpulkan data dari daerah yang sudah terjadi korban untuk kita laporkan segera," pungkas Hariyadi.(*)

Komentar