.
Ia menekankan saat ini pengembangan integrasi aplikasi Siskeudes-NCM baru untuk Pemkab Agam. Pasalnya Kabupaten Agam merupakan kabupaten pertama di Sumatera yang mengimplementasikan aplikasi Siskeudes dalam pengelolaan dana desa dan nomor 3 di indonesia.
"Usai Agam, Bank Nagari sedang melakukan pengembangan aplikasi Siskeudes pada Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok Selatan dan Kota Sawahlunto," ungkapnya seraya menyebutkan di Sumatera Barat sendirian terdapat 14 kabupaten/kota yang menerima penyaluran dana desa dengan jumlah sebanyak 1.035 desa.
Ia juga mengatakan tidak hanya kerja sama ini saja. Untuk Kabupaten Agam, Bank Nagari akan mensupport pemasangan Smart Tax (alat perekam pajak-hotel dan restoran) sebanyak 11 alat. "Dan Bank Nagari akan mendukung sepenuhnya kabupaten agam menjadi smart city," ucap Roni Edrian.
Sementara Bupati Agam Andri Warman mengatakan pencapaian ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan di tingkat Nagari.
“Dengan penerapan Siskeudes Link, kami berharap dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan desa, serta menjadikan Agam sebagai contoh bagi kabupaten lain di Sumatera,” ujar Andri Warman.
Dengan adanya aplikasi Siskeudes ini, diharapkan transaksi non tunai di lingkungan Nagari dan Desa akan meningkat, serta mendorong transparansi sistem keuangan.
"Kabupaten Agam juga diharapkan menjadi rujukan bagi kabupaten lain di Sumatera yang ingin menerapkan sistem serupa melalui studi tiru dan studi banding di masa depan," harapnya. (*)


Komentar