.
"Sedangkan di Kabupaten Garut, rumah terdampak sebanyak 209 unit, sarana pendidikan 7 dan fasilitasibadah lima unit,"pungkas dia.
Dia menambahk, petugas BPBD setempat masih terus memutakhirkan jumlah kerusakan dan tingkat kerusakanpada bangunan terdampak yang telah terdata.
Pascagempa BPBD provinsi telah berkoordinasi dengan BPBD di dua kabupaten terdampak dan mengirimkantim reaksi cepatnya.
"Di samping itu, pihaknya juga mendorong bantuan darurat, berupa tenda pengungsi, terpal, gergaji mesin, genset, lampu portabel, mie instan, paket sembako dan air mineral ke lokasi terdampak,'" ungkap dia.
Hingga kini, lanjutnya petugas BPBD masih melakukan respons darurat dan pemantauan di lapangan.
Pihak BNPB terus melakukan koordinasi dengan pihak BPBD terkait dengan penanganan darurat. Tim ReaksiCepat BNPB telah bergerak menuju lokasi bencana untuk mendukung respons darurat.
"Menyikapi bahaya gempa, BNPB mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap potensi gempa susulan.Apabila warga ingin kembali ke rumah, pastikan kondisi struktur bangunan aman," imbuh Abdul Muhari.
Sebagai mana di ketahui, gempa yang mengguncang Kabupaten Bandung dan sekitarnya pada Rabu (18/9),pukul 09.41 WIB itu berkekuatan magnitudo (M) 5,0 dengan pusat gempa 24 km tenggara Kabupaten Bandung dan berkedalaman 10 km. (dyz)


Komentar