Mitigasi Bencana, Pemprov Sumbar Akan Terapkan Teknologi EEWS

Teknologi- 02-11-2024 12:12
Plt Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersama hadir jadi pembicara di kegiatan kuliah umum tentang penanganan bencana serta kesiapan menghadapi potensi Megatrust di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (6/10/2024). (dok : istimewa)
Plt Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersama hadir jadi pembicara di kegiatan kuliah umum tentang penanganan bencana serta kesiapan menghadapi potensi Megatrust di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (6/10/2024). (dok : istimewa)

.

Sementara di Sumbar, sambung Audy, secara kumulatif lebih kurang terjadi 141 bencana. Terkait dengan jenisnya, didominasi lonsor, banjir dan angin kencang.

"Akibatnya terdapat 94 korban jiwa, 87.081 jiwa mengungsi, 9.331 unit rumah rusak, 55 unit sekolah rusak dan 132 unit jembatan terdampak serta 5 unit fasilitas kesehatan mengalami kerusakan," ungkap Plt. Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy

Menyikapi fakta tersebut, Audy mengatakan, pemprov berencana akan memanfaatkan teknologi Earthquake Early Warning System (EEWS) sebagai salah satu upaya mitigasi bencana gempa dan tsunami di Sumbar.

"Kapan datangnya tidak ada yang bisa memastikan. Tapi untuk memitigasi dampak, tidak ada salahnya EEWS kita manfaatkan," ujar Audy.

Ketua MDMC Sumbar, Portito menerangkan, kuliah umum ini diadakan dalam rangka memperingati bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2024 dan membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman megathrust.

Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. (*)

Komentar