Konsultan Peneliti M Djamil Dr dr Andani Eka Putra MSc Raih Penghargaan dari Kemenkes

Nasional- 08-11-2024 20:15
Dr dr Andani Eka Putra MSc bersama Dirut RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS FISQua usai menerima penghargaan pada Festival Inovasi Kesehatan di JCC, Jakarta, Jumat (8/11/2024). Humas RSUP Dr M Djamil
Dr dr Andani Eka Putra MSc bersama Dirut RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS FISQua usai menerima penghargaan pada Festival Inovasi Kesehatan di JCC, Jakarta, Jumat (8/11/2024). Humas RSUP Dr M Djamil

>

Sementara itu Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan Festival Inovasi Kesehatan ini merupakan bagian dari pilar ketiga reformasi kesehatan Indonesia, yaitu pilar Ketahanan Kesehatan atau healthcare resiliency.

"Belajar dari pandemi Covid-19, Indonesia perlu meningkatkan sektor kesehatannya agar dapat menghadapi pandemi lainnya," sebutnya.

Budi menuturkan Indonesia mengeluarkan sekitar Rp560-580 triliun di sektor kesehatan tiap tahunnya, dengan rata-rata pengeluaran kesehatan per kapita 140 dolar AS. Dengan pengeluaran kesehatan seperti itu, usia harapan hidup orang Indonesia mencapai 72 tahun.

"Jika dalam 5-10 tahun lagi angka harapan hidup publik mirip dengan angka harapan hidup Malaysia, yakni 76 tahun dan Singapura 84 tahun, maka pengeluaran kesehatan akan semakin besar," ungkap Budi.

Ia menjelaskan Malaysia menghabiskan sekitar 450-460 dolar AS per kapita untuk kesehatan, sementara Singapura sekitar 3300 dolar. Hal tersebut menjadikan sektor kesehatan nasional sesuatu yang potensial bagi investor untuk berinvestasi di dalamnya.next

Komentar