PAUD AL-Fa'izin Tanahdatar Wakili Sumbar ke Nasional

Edukasi-294 hit 08-10-2021 22:02
Pengajar di PAUD Al-Fa'izin sedang berikan pengajaran kepada anak didiknya. (Dok : Istimewa)
Pengajar di PAUD Al-Fa'izin sedang berikan pengajaran kepada anak didiknya. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Tanahdatar, Arunala -- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) AL-Fa'izin, Kanagarian Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanahdatar, diundang Pusat Penguatan Karekter, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI, untuk ikut Sosialisasi Program Penguatan Karakter.

Dalam kegiatan sosialisasi itu, ada 46 lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK hingga tingkat SMA/SMK di seluruh Indonesia yang diundang, dan PAUD AL-Fa'izin jadi satu-satunya PAUD di Indonesia yang ikut.

Kepala PAUD AL-Fa'izin, Emelda SPd, MPd saat dihubungi Arunala.com , Jumat malam (8/10) menyebutakan cukup kaget dengan adanya undangan dari Kemendikbud Ristek itu terhadap PAUD yang dipimpinnya.

Baca Juga

"Terus terang saya tidak tahu persis apa yang jadi penilaian pihak Kemendikbud Ristek ini memilih sekolah PAUD yang saya pimpin untuk ikut program penguatan karakter yang diadakan kementerian itu," kata Emelda.

Sebab sebelumnya, ujar Emelda, pada 2018 lalu dia terpilih menjadi salah seorang dari beberapa fasilator keluarga yang ada di Tanahdatar.

Karena terus aktif sebagai fasilitator itu, dirinya kemudian masuk ke dalam kelompok inkuiri yakni merupakan pembelajaran yang menekankan siswa untuk bekerja secarakelompok bagi PAUD di kabupaten itu.

"Sebagai pilot project kelompok inkuiri itu tempatnya di PAUD AL-Fa'izin setahun berikutnya, kemudian pada Sabtu (25/9) lalu saya juga diundang Kemendikbud Ristek untuk masuk dalam Penyusunan Buku Praktik Baik Penguatan Karakter dari kementerian tersebut," sambung Emelda lagi.

Saat ditanya, apa yang akan dilakukan dalam pertemuan pihak sekolah se Indonesia itu untuk program penguatan karekter itu? Emelda menjelaskan kemungkinannya akan memaparkan pola pendidikan yang dilakukan di PAUD Al-Fa'izin.

"Soalnya, pola pendidikan yang diterapkan di PAUD ini kami jadikan buku, bisa saja buku kami ini masuk dalam salah satu metoda pembelajaran bagi anak usian dini oleh Kemendikbud Ristek, dan saya berharap itu jadi kenyataan," kata Emelda.

Komentar