Ketua DPRD Sumbar Dukung Inovasi TPA Mungka

Metro- 29-10-2021 15:19
Ketua DPRD Sumbar, Supardi bersama Kadis Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah saat meninjau alat pengolah pupuk organik di TPA Mungka, Jumat (29/10). (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar, Supardi bersama Kadis Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah saat meninjau alat pengolah pupuk organik di TPA Mungka, Jumat (29/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Limapuluh Kota, Arunala - Tempat pembuangan akhir sampah (TPA), Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota kini memilik alat pengolahan pupuk organik, yang bahan bakunya berasal dari berasa dari ulat sampah atau maggot.

Keberadaan alat pengolah pupuk itu merupakan hasil inovasi dari pengelola TPA tersebut, dan hal ini diapresiasi Ketua DPRD Sumbar, Supardi.

Bahkan pada Kamis (28/10) kemarin, dirinya meninjau TPA itu bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah, dan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat setempat mengenai keberadaan alat pengolah pupuk organik di TPA Mungka itu.

Baca Juga

"Sekitar 75 persen sampah itu berasal dari organik, maka ketika saya diminta untuk membantupengadaan alat pengelolaan sampah di TPA ini. Meskipun saya tidak paham, langsung saya respon dan menghubungi Kadis Lingkungan Hidup Sumbar untuk bisa memberikan keterangan, ketika diminta satu unit, kami malah ingin berikan dua unit lagi," kata Supardi.

Ditambahkannya, alat yang diminta masyarakat itu nyatanya dibuat langsung putra daerah Payakumbuh, dan masih belajar di SMK 2 Payakumbuh, dan saat ini sudah selesai satu unit, sekitar 14 hari mendatang akan selesai satu unit lagi.

"Karena ada inovasi terbaru soal pengolahan sampah ini, langsung saya dukung dan alat tersebut sudah selesai satu unit saat ini, dan akan selesai satu unit lagi 14 hari mendatang. Saya akan dukung inovasi ini," ucap Supardi lagi.

Dirinya menerangkan, kehadiran dirinya bersama Kadis Lingkungan Hidup Sumbar ke TPA Mungka itu dalam masa reses anggota DPRD Sumbar ke dapil masing-masing.

Pernyataan Supardi dibenarkan Kadis Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah yang menyebutkan sebagai salah satu OPD pengelola lingkungan merasa kalau ketua DPRD Sumbar dinilai sangat respon terhadap kebutuhan masyarakat, dan mendukung program unggulan gubernur, yakni Pertanian.

"Saya bangga dengan Pak Supardi ini, ketika mendapat usulan dari masyarakat, beliau langsung kontak saya dan bertanya. Saya terangkan dan beliau langsung bilang, kalau masyarakat minta satu unit kasihkan dua unit Bu, bagus itu inovasinya," kata Siti Aisyah yang menirukan penjelasan Supardi.

Siti Aisyah menegaskan, Ketua DPRD Sumbar selalu siap memperjuangkan kebutuhan masyarakat, termasuk juga dalam pengelolaan sampah menghasilkan manggot untuk pupuk organik.

"Jika sudah berkaitan dengan kepentingan masyarakat, pak Ketua DPRD ini tidak berhenti mengontak saya, agar segera direalisasikan, demi produktifitas kelompok masyarakat, yang notabene bisa mengangkat perekonomian masyarakat," kata Siti Aisyah.

Seperti diketahui, pihak pengelola TPA Mungka kini memiliki alat pengolah sampah untuk kemudian dijadikan pupuk organik. Alat ini, akan mengolah cangkang kering ulat sampah atau maggot menjadi pupuk organik.

Komentar