Tujuh Kelompok Nelayan Kota Pariaman Dapat Bantuan

Metro- 03-10-2021 14:26
Salah seorang perwakilan kelompok nelayan terima bantuan alat tangkap yang diserahkan Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Minggu (3/10). (Dok : Istimewa)
Salah seorang perwakilan kelompok nelayan terima bantuan alat tangkap yang diserahkan Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Minggu (3/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Tujuh kelompok nelayan yang ada di Kota Pariaman terima bantuan berupa paket alat tangkap ikan lengkap dari pemko setempat, Minggu (3/10).

Paket bantuan yang totalnya senilai Rp900 juta bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu diserahkan langsung Wali Kota Pariaman, Genius Umar kepada kelompok nelayan tersebut di Pantai Maaruf Amin Desa Taluak Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman.

"Bantuan ini merupakan dana DAK 2021 untuk Kota Pariaman. Awalnya bantuan ini nyaris tertunda dan akan dilakukan untuk pada 2022. Namun melihat situasi nelayan dengan alat tangkap yang sudah tidak layak, saya lakukan gerak cepat dan menjemput bantuan ke pusat," kata Genius Umar saat itu.

Baca Juga

Dengan adanya bantuan alat tangkap ikan ini, Genius berharap para nelayan bisa melaut kembali dengan peralatan yang telah diberikan.

Genius menerangkan, bantuan untuk nelayan itu ada 12 paket dan diberikan kepada tujuh kelompok nelayan. Untuk satu paket bantuan terdiri dari kapal penangkap ikan, mesin dengan 15 PK, alat tangkap pancing, jaket pelampung, jangkar dan fishbox.

Adapun kelompok nelayan yang dapatkan bantuan itu adalah kelompok nelayan Cahaya Sinar Laut Desa Taluak 1 paket, kelompok nelayan Do'a Mande Desa Marunggi 2 paket, Sumbar Riau Desa Talauk 2 paket, kelompok nelayan Paus Sejati Desa Talauk 3 paket, Fajar Jaya Desa Taluak 2 paket, Perhimpunan Nelayan Sejahtera Desa Marunggi 1 paket dan kelompok nelayan Tuah Basamo Desa Pasir Sunur sebanyak 1 paket.

"Ini merupakan bukti kepedulian pemko dalam upaya peningkatan ekonomi nelayan. Untuk itu diharapkan bantuan tersebut dimanfaatkan dan dijaga dengan baik," pinta Genius.

Kemudian bagi kelompok nelayan yang belum mendapatkan bantuan ini, Genius menyampaikan akan usahakan kembali meminta bantuan pada Kementerian.

"Semoga saja akan ada DAK tahun 2022 untuk Kota Pariaman lagi," tambahnya.

Untuk diketahui, sektor Perikanan jadi salah satu sektor utama bagi masyarakat pinggir pantai di kota ini untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Kota Pariaman memiliki potensi kelautan yang besar sehingga nelayan di Kota Pariaman mampu menghasilkan ikan yang segar dan bagus.

Komentar