Padang, Arunala.com---Komitmen nyata terhadap pelestarian alam kembali ditunjukkan oleh dua unit bisnis di bawah naungan Santika Indonesia Hotels & Resorts, yakni Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang. Setelah sebelumnya sukses menginisiasi aksi bersih-bersih pantai dalam program Santika Sahabat Bumi, kali ini kedua hotel tersebut memperluas cakupan kontribusinya melalui langkah strategis dalam pemulihan ekologi pascabencana banjir dan longsor yang sempat melanda wilayah Sumatera Barat.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rimbo Andalas Project, sebuah inisiatif besar yang digagas oleh Rumah Aktivis Sejahtera melalui Gerakan Sejuta Pohon Sumatera Barat. Kehadiran Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang dalam proyek ini bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan biasa. Melainkan sebuah aksi mitigasi bencana berbasis lingkungan yang bertujuan untuk memperkuat daya tahan alam terhadap risiko bencana di masa depan.
Perhelatan yang menandai dimulainya gerakan ini berlangsung di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kota Padang, pada Kamis (22/1/2026). Dalam momen tersebut, peluncuran penanaman 2.000 bibit pohon kaliandra dilakukan sebagai tahap awal dari target ambisius penanaman 10.000 bibit di Kota Padang. Kehadiran Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Penjabat Sekretaris Kota Padang Raju Minropa memberikan legitimasi bahwa dukungan sektor perhotelan sangatlah krusial dalam keberlanjutan lingkungan daerah.
Keikutsertaan Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang dalam gerakan ini menegaskan posisi mereka sebagai pelaku industri perhotelan yang tidak hanya berfokus pada layanan komersial. Tetapi juga memiliki kepekaan tinggi terhadap isu-isu sosial dan lingkungan.
Pohon kaliandra yang dipilih bukan tanpa alasan. Melainkan sebagai upaya pemulihan ekosistem yang efektif untuk menjaga stabilitas tanah dan menyimpan cadangan air, sehingga diharapkan mampu meminimalisir dampak banjir di masa mendatangnext


Komentar