Padang, Arunala.com - Dalam mendukung pengendalian inflasi pangan, penguatan ketahanan pangan daerah, serta peningkatan literasi masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar menyelenggarakan Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) Ramadan Fest 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis menjaga stabilitas harga pangan di Sumbar menjelang bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran Forkopimda pimpinan instansi vertikal, kepala OPD di lingkup pemprov, Pemko Padang, dan undangan lainnya termasuk pelaku usaha pangan, petani, dan UMKM.
Dalm sambutannya Mahyeldi menyampaikan, bulan Ramadan identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat, khususnya kebutuhan bahan pangan pokok. Jika tidak diantisipasi dengan baik dapat berdampak pada kenaikan harga.
"Kondisi ini perlu kita antisipasi bersama agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi pangan dapat dikendalikan," ujar Mahyeldi, di Padang, Minggu (8/2/2026).
Ia menegaskan, Pemprov Sumbar sangat mendukung pelaksanaan DAUN Ramadan Fest 2026 sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, serta stabilitas harga pangan.
"Salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi adalah beras. Masyarakat Sumbar cenderung memilih beras premium, sehingga perlu kita kelola dari sisi pasokan dan distribusi," jelasnya.
Mahyeldi juga memastikan meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur agar distribusi pangan tetap lancar.
Menurutnya, pengendalian inflasi pangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu upaya penting adalah memastikan pasokan beras yang cukup dan berkualitas, sekaligus mendorong konsumsi produk pangan lokalnext


Komentar