.
Ketua Umum BKOW Sumatera Barat, Ny. Dianita Maulin Vasko, dalam kesempatan yang sama menyampaikan kegiatan bazar Ramadan ini merupakan contoh nyata bagaimana organisasi perempuan dapat berperan aktif dalam kegiatan sosial sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi melalui dukungan terhadap pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarperempuan serta antarorganisasi di Sumatera Barat. Menurutnya, BKOW Sumbar terus mendorong berbagai kegiatan perempuan yang mampu membangun kemandirian serta meningkatkan daya saing perempuan di berbagai bidang.
"Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan silaturahmi antarperempuan. BKOW Sumbar tentu sangat mendukung berbagai kegiatan perempuan yang mampu mendorong kemandirian dan meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan," ujarnya.
Ia juga menambahkan pemberdayaan perempuan perlu terus didorong dengan tetap berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau. "Sehingga perempuan dapat menjadi pribadi yang mandiri, berdaya saing, sekaligus tetap menjaga kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan RSUP Dr. M. Djamil, Ny. Winanda Dovy, menyampaikan bulan suci Ramadan bukan hanya menjadi momentum untuk meningkatkan spiritualitas dan ibadah, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
"Melalui momentum Ramadan, Dharma Wanita Persatuan RSUP Dr. M. Djamil berupaya menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan rumah sakit serta masyarakat di sekitarnya," harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direksi RSUP Dr. M. Djamil atas dukungan, arahan, serta fasilitasi yang telah diberikan sehingga berbagai kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi banyak pihak.
Melalui kegiatan Bazar Ramadan ini, ia berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang. "Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan tradisi kebersamaan masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi semangat gotong royong serta budaya berbagi, terutama dalam suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah," tukasnya. (*)


Komentar