Bukittinggi, Arunala.com -- Kapolres Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto memastikan kondisi terkini pasca longsor di kawasan Sungai Landia, jalur penghubung Bukittinggi--Matur, sudah mulai membaik dan dapat dilalui kendaraan.
Dijelaskan Kapolres, lokasi longsor berada di satu titik dengan material tanah setinggi sekitar satu meter, panjang kurang lebih 25 meter, dan lebar sekitar 7 meter. Saat ini, akses jalan menuju lokasi telah berhasil dibuka secara bertahap.
"Untuk jalur menuju Matur tidak ada hambatan. Dari arah Sicincin maupun dari arah lainnya masih bisa dilewati. Longsor hanya terjadi di satu titik dan sekarang aksesnya sudah mulai terbuka," ujar Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto.
Ia menambahkan, penanganan di lapangan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat.
Alat berat juga telah diturunkan guna mempercepat proses pembersihan material longsor yang menutup badan jalan.
Meski akses jalan sudah bisa dilalui, Kapolres tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati, mengingat kondisi tanah di kawasan perbukitan masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun.
"Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Jika memungkinkan, masyarakat juga dapat menggunakan jalur alternatif yang masih tersedia," tambahnya.
Saat ini, jalur Bukittinggi--Matur via Sungai Landia sudah dapat dilintasi, namun pengguna jalan diminta tetap memperhatikan keselamatan selama berkendara.
Dengan upaya penanganan yang terus dilakukan, diharapkan akses transportasi di wilayah tersebut segera pulih sepenuhnya dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono menyebutkan kondisi saat ini pohon tumbang yang menutupi akses jalan di Nagari Sungai Landia sudah selesai dibersihkan.
Pembersihan menggunakan alat berat provinsi pada pukul 09.30 wib dan sudah bisa dilewati kendaraan roda empat dengan sistem buka tutup.
"Akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan," kata dia. (dpg)


Komentar