Padang, Arunala.com—Hotel Santika Premiere Padang menghadirkan SAMANTA 2026 (Santika Menari Nusantara), sebuah kompetisi tari yang menjadi ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus merayakan kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan ini akan menjadi salah satu agenda spesial dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Kompetisi yang mengusung tema "Santika Menari Nusantara" tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 di Hotel Santika Premiere Padang. Melalui ajang ini, peserta diajak untuk menampilkan karya tari kreasi maupun tari kontemporer yang terinspirasi dari keberagaman budaya Indonesia, mulai dari unsur gerak, musik, kostum hingga properti pertunjukan.
Public Relations Coordinator Hotel Santika Premiere Padang, Marshela Nora, mengatakan SAMANTA merupakan inovasi terbaru yang dihadirkan pihak hotel sebagai wadah bagi para penari untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka. Kehadiran program ini sekaligus melengkapi berbagai kegiatan yang sebelumnya telah dikenal masyarakat melalui rangkaian KAMPI yang menghadirkan lomba mewarnai, menggambar, fashion show, dan menyanyi.
"Melalui SAMANTA 2026, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelaku seni tari untuk berkarya sekaligus memperkenalkan keindahan budaya Indonesia kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana yang menyenangkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa," ujar Nora—akrab dipanggil.
Menurutnya, seni tari memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Karena itu, peserta didorong untuk menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu merepresentasikan nilai-nilai budaya Nusantara secara kreatif dan edukatif.
"Kami ingin budaya Indonesia terus hidup dan berkembang melalui karya-karya kreatif generasi muda. SAMANTA menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan tradisi dengan kreativitas masa kini sehingga budaya tetap relevan dan dicintai oleh berbagai kalangan," katanyanext


Komentar