.
"Kami ingin membangun sistem, bukan sekadar program. Karena itu transformasi ini dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Target akhirnya adalah lahirnya ekosistem ekonomi syariah yang benar-benar hidup di Kota Padang," ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut merupakan implementasi nyata visi Pemko Padang yang menempatkan agama dan budaya sebagai fondasi pembangunan. Filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), menurutnya, harus hadir dalam setiap kebijakan publik, termasuk dalam tata kelola keuangan daerah.
Peralihan pembayaran gaji ASN ini diyakini akan membawa dampak ekonomi yang luas. Dengan ribuan ASN mulai menggunakan layanan keuangan syariah, perputaran dana yang sebelumnya berada dalam sistem konvensional akan menguatkan industri keuangan syariah. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pembiayaan sektor produktif, memperluas akses pembiayaan masyarakat, memperkuat pembiayaan UMKM, mengembangkan industri halal, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif.
ASN juga dipandang bukan sekadar penerima gaji, tetapi agen perubahan yang akan mendorong tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah. Ke depan, transformasi tersebut akan diperluas ke seluruh perangkat daerah, badan usaha milik daerah, rumah sakit, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga seluruh mitra Pemko Padang sehingga terbentuk ekosistem ekonomi syariah yang saling menguatkan.
Fadly menegaskan, keberhasilan program ini tidak diukur hanya dari jumlah rekening yang berpindah, melainkan dari lahirnya budaya ekonomi baru yang lebih berkeadilan, produktif, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam."Hijrah selalu dimulai dengan keberanian mengambil langkah. Hari ini kita memulai hijrah keuangan daerah, tetapi tujuan akhirnya adalah membangun peradaban ekonomi yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih menyejahterakan masyarakat. Itulah komitmen kami dalam memimpin Kota Padang," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan transformasi keuangan syariah merupakan agenda besar Pemko Padang yang dirancang secara bertahap agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. "Pembayaran gaji ASN adalah langkah awal. Setelah itu kami menyiapkan transformasi Rekening Kas Umum Daerah sebagai pusat pengelolaan keuangan pemerintah. Artinya, komitmen Pemerintah Kota Padang tidak berhenti pada aspek simbolik, tetapi benar-benar membangun sistem keuangan daerah yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah," ujarnyanext


Komentar