Lestarikan Budaya Minang, Evi Yandri Kembali Gelar Festival Sipak Rago

Olahraga- 12-07-2026 08:41
Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri saat membuka Festival Sipak Rago se Sumbar yang diadakan di Gedung Rohana Kudus, Kota Padang, Sabtu (11/7/2026). IST
Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri saat membuka Festival Sipak Rago se Sumbar yang diadakan di Gedung Rohana Kudus, Kota Padang, Sabtu (11/7/2026). IST

.

"Dulu Belanda melarang orang Minang latihan bela diri. Melalui permainan ini mereka terkecoh, dikira kita sekadar bermain bola, padahal sekaligus berlatih bela diri (silat)," ungkap Evi Yandri.

Upaya pelestarian ini mendapat apresiasi positif dari Pemprov Sumbar.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar diwakili Kepala Museum Adityawarman, Tuti Alawiyah, menyatakan, sipak rago bukan sekadar olahraga tradisional, melainkan identitas budaya yang kaya akan nilai sejarah, sportivitas, dan disiplin.

"Penyelenggaraan festival ini sangat penting agar permainan tradisional tetap dikenal dan diminati generasi muda," tutur Tuti.

Pihaknya juga berterima kasih atas komitmen pengalokasian dana pokir dari DPRD untuk pemajuan kebudayaan lokal.

Apresiasi senada disampaikan Camat Kuranji, Rozaldi Rosman. Ia menilai festival ini memberikan ruang representatif bagi anak nagari untuk menjaga nilai-nilai adat Minangkabau di tengah gempuran modernisasi.

Festival Sipak Rago se Sumbar ini memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp29,5 juta. Prosesi pembukaan acara ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Evi Yandri Rajo Budiman. (*/cpt)

Komentar