Menkes Apresiasi Kolaborasi RS M. Djamil dan KSRelief Perkuat Bedah Jantung Anak

Kesehatan- 30-07-2026 15:31
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Dirut RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyempatkan diri mengunjungi ruang rawat inap di Lantai III Gedung Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT), Rabu (29/7) malam. HUMAS RS M. DJAMIL
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Dirut RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyempatkan diri mengunjungi ruang rawat inap di Lantai III Gedung Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT), Rabu (29/7) malam. HUMAS RS M. DJAMIL

Padang, Arunala.com—Di balik pintu Instalasi Bedah Sentral RS M. Djamil, harapan baru bagi anak-anak Indonesia dengan kelainan jantung bawaan terus diperjuangkan. Bukan sekadar melalui tindakan operasi, tetapi juga melalui proses transfer ilmu dan teknologi yang akan menentukan masa depan layanan bedah jantung anak di Tanah Air. Komitmen tersebut mendapat perhatian langsung dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin yang melakukan kunjungan kerja ke RS M. Djamil pada Rabu (29/7/2026) malam.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan Program Alih Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Alih Iptek) Operasi Bedah Jantung Anak yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara RS M. Djamil, King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief), dan Muslim World League (MWL). Program ini tidak hanya menghadirkan misi kemanusiaan berupa operasi bagi anak-anak penderita penyakit jantung bawaan, tetapi juga menjadi wadah peningkatan kompetensi tenaga kesehatan Indonesia melalui pendampingan intensif dari para ahli internasional.

Setibanya di RS M. Djamil, Menteri Kesehatan disambut Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama jajaran direksi dan manajemen rumah sakit. Suasana hangat mewarnai pertemuan bersama tim medis KSRelief, Muslim World League, serta dokter-dokter RS M. Djamil di Ruang Rapat Direksi. Pertemuan tersebut menjadi simbol eratnya kolaborasi lintas negara dalam membangun kemandirian pelayanan kesehatan Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Arab Saudi melalui KSRelief dan Muslim World League atas kontribusi nyata mereka dalam meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Indonesia. "Program seperti ini memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar melakukan operasi. Yang dibangun adalah kemampuan dokter-dokter Indonesia agar nantinya semakin banyak pasien dapat ditangani oleh tenaga medis kita sendiri. Pada akhirnya, tujuan terbesar kita adalah menyelamatkan semakin banyak nyawa anak-anak Indonesia yang lahir dengan penyakit jantung bawaan," ujar Budi Gunadi Sadikinnext

Komentar