Ketua DPRD Sumbar Menilai Padang Bajamba Perkuat Nilai Kebersamaan dan Pelestarian Kuliner Khas Minangkabau

Metro- 07-08-2026 18:29
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi Bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria hadiri kegiatan Padang Bajamba yang diadakan Pemko Padang, Jumat  (7/8/2026). IST
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi Bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria hadiri kegiatan Padang Bajamba yang diadakan Pemko Padang, Jumat (7/8/2026). IST

Padang, Arunala.com - Setelah menghadiri sidang paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 siangnya di Gedung DPRD Kota Padang, Ketua DPRD Sumbar, Muhidi Kembali diundang Pemko Padang.

Kali ini Muhidi, bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, menghadiri kegiatan Padang Bajamba -- Road to Gastronomy City Charity di Gedung Youth Center Kota Padang, Jumat (7/8/2026).

Kehadiran pimpinan DPRD Sumbar dalam acara itu menunjukkan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta pelestarian budaya daerah melalui kuliner tradisional.

Padang Bajamba merupakan salah satu tradisi khas Minangkabau yang sarat dengan nilai gotong royong dan kebersamaan.

Tradisi makan bersama tersebut tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Road to Gastronomy City Charity, nilai-nilai budaya tersebut dipadukan dengan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan dan mengembangkan kekayaan kuliner Sumbar sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi menilai kegiatan yang mengangkat budaya lokal perlu terus didukung karena mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya Minangkabau agar tetap lestari.

Menurutnya, kuliner tidak hanya memiliki nilai ekonomi dan pariwisata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas daerah serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner Sumbar kepada masyarakat yang lebih luas.

Acara berlangsung dengan semangat kebersamaan yang mengangkat tema "Padang Bajamba, dari tradisi untuk kebersamaan, dari kuliner untuk kemanusiaan".

Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk menjadikan budaya sebagai sarana mempererat hubungan sosial sekaligus mendorong aksi kemanusiaan. (*/cpt)

Komentar