Tim Bedah Saraf RS M. Djamil Selesaikan Operasi Bypass STA-MCA

Kesehatan- 13-08-2026 20:42
Tindakan operasi bypass Superficial Temporal Artery--Middle Cerebral Artery (STA-MCA) terhadap seorang pasien anak laki-laki berusia 5 tahun yang berlangsung selama lima atau enam jam di RS M. Djamil, Kamis (13/8/2026). HUMAS RS M. DJAMIL
Tindakan operasi bypass Superficial Temporal Artery--Middle Cerebral Artery (STA-MCA) terhadap seorang pasien anak laki-laki berusia 5 tahun yang berlangsung selama lima atau enam jam di RS M. Djamil, Kamis (13/8/2026). HUMAS RS M. DJAMIL

.

"Sewaktu dirujuk ke RS M. Djamil, kondisi anak mengalami penurunan kesadaran. Pasien sudah dilakukan MRI dan dari hasil MRI didapatkan Giant Aneurisma," ujar dr. Ade.

Setelah ditemukan adanya Giant Aneurisma melalui pemeriksaan MRI, tim medis kemudian melakukan Digital Subtraction Angiography (DSA) cerebral untuk memperoleh gambaran yang lebih detail tentang kondisi pembuluh darah otak pasien.

"Kemudian pasien tersebut dilakukan DSA cerebral langsung. Ternyata benar terdapat aneurisma pada Arteri Karotis Interna kanan," jelasnya.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi tim RS M. Djamil untuk menentukan strategi penanganan selanjutnya. Mengingat aneurisma yang ditemukan merupakan aneurisma raksasa pada Arteri Karotis Interna kanan dan pasien masih berusia sangat muda, diperlukan perencanaan serta persiapan yang matang.

"Setelah itu saya langsung diskusi dengan tim RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta. Dari hasil diskusi, ini merupakan kandidat untuk dilakukan tindakan operasi bypass," kata dr. Ade.

Komunikasi antara tim RS M. Djamil dan RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta kemudian berlanjut pada persiapan pelaksanaan proctoring. Tim dari rumah sakit pengampu nasional menyatakan kesediaannya untuk datang langsung ke Padang guna memberikan pendampingan dalam pelaksanaan tindakan bypass STA-MCA.

"dr. Muhammad Kusdiansah, Sp.BS menyampaikan pihaknya akan ke Padang untuk melakukan proctoring Bypass STA-MCA," ungkap dr. Ade.

Sebelum menjalani operasi, sebutnya, kondisi pasien telah membaik dan berada dalam keadaan sadar penuh. "Namun, pasien masih mengalami hemiparesis dextra atau kelemahan pada sisi tubuh sebelah kanan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan tim medis dalam menentukan strategi penanganan," tuturnya.

Tindakan bypass STA-MCA merupakan salah satu prosedur bedah vaskular otak yang dilakukan dengan membuat jalur aliran darah baru menuju pembuluh darah otak. Prosedur ini dilakukan dengan menyambungkan pembuluh darah Superficial Temporal Artery yang berada di bagian luar kepala dengan Middle Cerebral Artery di dalam otak.

Pada kasus pasien ini, tindakan bypass dilakukan sebagai bagian dari strategi penanganan terhadap kondisi aneurisma yang kompleks sekaligus untuk mempertahankan aliran darah ke jaringan otak. Karena dilakukan pada pasien anak berusia 5 tahun, tindakan membutuhkan ketelitian, perencanaan, serta koordinasi yang sangat tinggi dari seluruh tim yang terlibatnext

Komentar