DPRD Padangpariaman Setujui RAPBD 2022 Jadi Perda

Metro- 23-11-2021 21:07
DPRD Padangpariaman Setujui RAPBD 2022 Jadi Perda
DPRD Padangpariaman Setujui RAPBD 2022 Jadi Perda

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Delapan faksi yang ada di DPRD Kabupaten Padangpariaman menyetujui RAPBD 2022 yang diajukan pemkab setempat, disetujui jadi Perda, dalam sidang paripurna DPRD kabupaten itu, Selasa siang (23/11).

Keputusan itu ditetapkan setelah anggota fraksi ini menyampaikan pendapat akhir masing-masing fraksinya atas RAPDB 2022 itu mereka "kuliti" item demi item.

Seperti pendapat akhir Fraksi Golkar yang disampaikan Syafrizal A menyampaikan beberapa poin, diantaranya, Pemkab Padangpariaman mesti fokus terhadap penanggulangan bencana, karena sebagian besar wilayah kabupaten itu sangat berpotensi bencana gempa bumi dan tsunami serta banjir dan tanah longsor.

Baca Juga

"Di samping juga, diperlukan penambahan mobil pemadam kebakaran untuk melayani masyarakat kabupaten ini di bagian Utara," kata Syafrizal.

Dalam hal ini, lanjutnya, Fraksi Golkar mengharapkan penggunaan APBD tahun 2022 diprioritaskan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mengutamakan pada sektor pelayanan dasar.

"Seperti pembangunan infrastruktur bidang pendidikan dan kesehatan," ujar Syafrizal lagi.

Sedangkan pendapat akhir Fraksi Gerindra disampaikan Hapianda, Fraksi PAN disampaikan oleh Erman, Fraksi PKS juru bicara Jon Hendri dan dari Fraksi Demokrat disampaikan oleh Basir.

Setelah itu, dibacakan pendapat akhir Fraksi PKB oleh Hasan Basri, Fraksi PPP dengan juru bicara Syafrial Amir dan dari Fraksi Nasdem Hati Nurani disampaikan oleh Efendi.

Kesimpulan dari semua pendapat akhir Fraksi tersebut, seluruhnya sebanyak delapan fraksi dapat menerima dan menyetujui RAPBD 2022 itu untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah kabupaten itu.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi di DPRD itu yang telah mendukung sepenuhnya program pemerintah daerah yang akan dilaksanakan pada tahun depan melalui APBD yang sama-sama telah disepakati ini.

"Semoga kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini, antara eksekutif dan legislatif dan memberikan perubahan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta bersama-sama dalam mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman Berjaya yaitu, Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahhtera dan Berbudaya," ungkap Suhatri Bur.

Rapat Paripurna diakhiri dengan pembacaan Nota Kesepakatan oleh Sekretaris DPRD, Kairul Nizam, terkait Penetapan APBD Kabupaten Padangpariaman tahun 2022 menjadi Perda.

Kesepakatan tersebut, ditandatangani Bupati Suhatri Bur dan seluruh pimpinan DPRD yakni Ketua Arwinsyah dan Wakil Ketua Risdianto dan Aprinaldi. (*)

Komentar