Diduga Aktivitas PETI, Dua Aliran Sungai di Bayu jadi Keruh

Metro- 02-12-2021 18:55
Diduga ada aktivitas PETI di bagian hulu, jadikan salah satu aliran sungai di Bayang Utara, Pessel terlihat keruh. (Dok : Istimewa)
Diduga ada aktivitas PETI di bagian hulu, jadikan salah satu aliran sungai di Bayang Utara, Pessel terlihat keruh. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala - Dua aliran sungai di Kecamatan Bayang Utara (Bayu), Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yaitu Sungai Bayang Janiah berhulu di Danau Diateh Kabupaten Solok, dan Sungai Limau-Limau berhulu di Solok Selatan alami pencemaran.

Ada dugaan pencemaran di aliran sungai itu akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di hulu kedua sungai tersebut. Ini dikeluhkan masyarakat di Kecamatan Bayang Utara tersebut.

Dengan kondisi yang terjadi itu, membuat Anggota DPD RI asal Sumbar, Alirman Sori ambil sikap atas kondisi keruhnya aliran Sungai Batang Bayang dan Sungai Limau-Limau itu.

Baca Juga

"Pasalnya, sebagian besar masyarakat Bayang Utara menggunakan air bersih berasal dari sumber Batang Bayang, untuk itu saya dan masyarkat setempat meminta Pemkab Pessel dan Pemprov Sumbar segera lakukan peninjauan lapangan di bagian hulu dari kedua sungai itu," kata Alirman Sori kepada Arunala.com , Kamis (2/12).

Alirman Sori menerangkan selain meninjau ke lapangan, pemkab dan pemprov juga harus bisa memastikan penyebab keruhnya air di dua aliran sungai tersebut.

"Apakah memang dugaan adanya penambangan liar di kabupaten tetangga atau dampak semakin menurunnya fungsi hutan, karena dulu maraknya illegal logging, itu yang perlu dibuktikan," ujar Alirman Sori yang juga putra asal Bayang, Pessel ini.

"Apabila dugaan pencemaran Sungai Batang Bayang, akibat penambangan liar, saya mendesak pihak berwajib (Kepolisian) melakukan penyelidikan dari keruhnya aliran sungai itu," pungkas Alirman Sori.

Komentar