Hama Penyakit Serang Lahan Jagung Warga dan Langkanya Pupuk

Metro- 20-02-2022 17:25
Anggota DPRD Sumbar dari Dapil 2 (Kabupaten Padangpariaman-Kota Pariaman), Muhammad Nurnas saat meninjau lahan jagung milik warga yang layu akibat diserang hama, di Kabupaten Padangpariaman, Kamis (17/2). (Dok : Istimewa)
Anggota DPRD Sumbar dari Dapil 2 (Kabupaten Padangpariaman-Kota Pariaman), Muhammad Nurnas saat meninjau lahan jagung milik warga yang layu akibat diserang hama, di Kabupaten Padangpariaman, Kamis (17/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala -- Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas asal Dapil Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman mengunjungi kelompok tani dan organisasi masyarakat lainnya di dapilnya.

Kunjungan Nurnas ini dalam manfaatkan masa reses ke-2 2021 -2022 yang dimulai 12 sampai dengan 19 Februari 2022.

Dalam pertemuan itu Nurnas mendapati menerima pengaduan beberapa kelompok wanita tani diantaranya Kataping, Buayan, Pungguang Kasiak dan Sungai Buluah Timur, menyangkut kelangkaan pupuk, dan hama wereng.

Baca Juga

"Sekarang panen padi kami tidak memuaskan, pasalnya tanaman padi kami diserang wereng. Beralih menaman jagung, kondisinya juga tak jauh beda, diserang juga oleh penyakit. Belum lagi kelangkaan pupuk yang kami hadapi. Jadi harus bagaimana lagi pak Nurnas, mohon kami untuk tetap diperjuangkan," kata seorang petani, Labai kepada Nurnas ketika reses itu, Kamis (17/2).

Meski sudah dibantu peralatan pertanian melalui pokir Nurnas, namun masyarakat dari kelompok tani itu mengaku tak bisa atasi serangan hama wereng yang menggorogiti tanaman mereka, termasuk sulitnya mendapatkan pupuk bagi tanaman padi dan jagung mereka.

Di saat reses itu, Nurnas juga meningjau langsung lahan kebun jagung masyarakat. Tampak olehnya, tanaman jagung masyarakat itu merana, dan tidak menghasilkan akibat diserang hama.

Menyikapi hal, Politis Demokrat Sumbar ini mengatakan, akan mengusut tuntas tentang kelangkaan pupuk yang terjadi di dapilnya, serta akan berkordinasi dengan dinas terkait, termasuk Bupati Padangpariaman, serta ke gubernur agar petani tidak lagi sengsara.

"Saya wakil bapak-bapak dan ibu-ibu, akan selalu berjuang untuk masyarakat, apa lagi saya sudah melihat langsung ke lahan pertanian, dimana semua tanaman mati, dan ini akan membuat petani sengsara, maka saya akan lakukan kordinasi secepatnya pada pihak terkait untuk kesediaan pupuk juga faktor pendukung lainnya," ucap Nurnas.

Dia menyebutkan, petani harus tetap dibantu karena mereka penghasil bahan pokok untuk kehidupan banyak orang. Jika pupuk langka dan pendukung lainnya tidak dibantu, maka hasilnya tidak ada, dan masyarakat juga akan terimbas dengan kurangnya bahan pokok.

"Petani garda terdepan untuk kebutuhan pokok masyarakat, mereka harus kita bantu agar hasil panen optimal dan ketersediaan pangan tetap terkendali," kata Nurnas.

Komentar