Empat Organisasi Jurnalis - Polda Sumbar Teken MoU

Metro- 22-02-2022 17:40
Ketua IJTI Sumbar, John Nedy Kambang saat tandatangani naskah MoU disaksikan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, di Padang, Selasa (22/2). (Dok : Istimewa)
Ketua IJTI Sumbar, John Nedy Kambang saat tandatangani naskah MoU disaksikan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, di Padang, Selasa (22/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Momentum peringatan puncak HPN tingkat Sumbar, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara empat empat organisasi profesi jurnalis yang ada di provinsi ini dengan Polisi daerah (Polda) Sumbar, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (22/2).

Empat organisasi jurnalis di Sumbar itu adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang.

Nota kesepahaman yang ditandatangani itu berisi komitmen Polda Sumbar melaksanakan MoU Dewan Pers dan Kapolri (No.2/DP/MoU/II/2017) tentang Koordinasi dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan.

Baca Juga

"Ini bukan janji saya, tapi komitmen pimpinan Polri pada waktu HPN lalu, maka kita akan laksanakan sesuai dengan komitmen tersebut," ujar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa seusai penandatanganan MoU tersebut kepada wartawan.

Dirinya menambahkan, meskipun begitu diharapakan media harus memakai azas keberimbangan, sehingga tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Ketua IJTI Sumbar, John Nedy Kambang mengatakan, semoga ini menjadi langkah baik untuk jaminan kemerdekaan pers di Sumbar.

Tentunya juga komitmen ini terlaksana semestinya baik pada jajaran kepolisian di Sumbar.

"Kami sangat sambut baik MoU antara organisasi profesi jurnalis dengan Kapolda Sumbar, karena dengan adanya nota kesepahaman ini kawan kawan semakin nyaman dalam menjalankan tugas," kata Johny Nedy Kambang.

Dia melanjutkan, seyogianya Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra sudah mengenal pers dan suatu hal baik bagi rekan rekan pers.

Ketua AJI Padang, Aidil Ikhlas bersama Ketua PFI Padang, Arif Pribadi menambahkan, meskipun telah ada instruksi terhadap jajaran kepolisian terkait perlindungan pers di Sumbar, bukan berarti pers bisa semena-mena.

"Artinya bila ada suatu hal yang terjadi di luar profesi jurnalis yang melanggar hukum, maka sudah hal itu tetap berjalan sesuai hukum yang berlaku," kata Aidil Ikhlas.

Dipihak lain, ketua Forum Wartawan Parlemen, Novrianto mengatakan, semoga ini menjadi langkah baik untuk jaminan kemerdekaan Pers di Sumbar khususnya dan Indonesia umumnya.

"Saya berharap ini angin segar bagi kita kalangan jurnalis, namun harus diingat, keberimbangan juga amat perlu, ini sesuai dengan kode etik dan aturan berlaku, sehingga Marwah kita semakin tinggi, dengan profesi terhormat ini," kata Novrianto.

Patut disimak, salah satu poin dalam MoU itu menyarankan pelapor untuk memberikan hak jawab. Koreksi, jika ada yang keberatan dengan pemberitaan. Kemudian meneruskan ke Dewan Pers bilamana melanjutkan perihal tersebut. Secara kesimpulan pada MoU tersebut Polda Sumbar tidak akan secara langsung menjerat pidana terhadap kasus Pers.

Komentar