Dua Oknum Pegawai DLH Padang Terlibat Curi Ternak

Metro- 31-03-2022 16:36
Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumbar, AKBP Jefri Indra Jaya perlihatkan barang bukit kejahatan dua pelaku pencuri ternak di Mapolda Sumbar, Kamis siang (31/3). (Foto : Derizon)
Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumbar, AKBP Jefri Indra Jaya perlihatkan barang bukit kejahatan dua pelaku pencuri ternak di Mapolda Sumbar, Kamis siang (31/3). (Foto : Derizon)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Dua orang oknum pegawai honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Padang terlibat aksi pencurian ternak di lokasi pembuangan sampah Aia Dingin, Lubuk Minturun, Padang.

"Dua oknum yakni inisial "ERP" (33), dan "R" ( 28) keduanya warga Aia Dingin Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang ditangkap pada Selasa (15/3)," kata Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumbar, AKBP Jefri Indra Jaya di Padang, Kamis (31/3).

Menurutnya, aksi pencurian ternak ini dilakukan tiga orang. Satu orang dalam pencarian (DPO) inisial "D".

Baca Juga

"Aksi pencurian ternak dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aia Dingin Lubuk Minturun Kota Padang," ucap dia.

Pelaku inisial "R" bersama dan "D" pada Selasa (15/3) sekira pukul 02.00 WIB menunggu di TPA Aia Dingin Lubuk Minturun, sedangkan tersangka inisial "ERP" menyusul dengan gunakan satu unit Isuzu Dump Truk milik DLH Padang Nopol BA 9615 J.

Pelaku "ERP" tiba di lokasi, dua pelaku lain menjalankan aksi dengan cara memukul sapi gunakan batu dan kemudian memasukan putas ke mulut hewan tersebut.

Sapi diberi yang diberi putas langsung dipotong oleh pelaku "D" menjadi dua potong.

Potongan sapi dimasukan oleh tersangka "D" ke mobil Dump Truk milik DLH , rencana dijual oleh pelaku ke By Pass Pisang Kecamatan Pauh.

"Pada saat tersangka "R" dan "ERP" mau jual 2 potongan tubuh sapi, mereka nyatanya ditangkap Unit Ditkrimum Polda Sumbar di Simpang By Pass Kecamatan Pauh Kota Padang," jelas Jefri Indra Jaya sambil menyebutkan satu dari tiga pelaku berhasil kabur, dan kini masuk dalam daftar DPO Polda Sumbar.

Menurutnya, petugas selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa dua potongan tubuh sapi, satu unit Dump Truk untuk angkut sampah warna oranye milik DLH Padang, kunci kontak mobil, uang tunai sejumlah Rp2 juta, satu unit handphone, tiga buah karung warna putih, satu pasang sepatu boot warna kuning.

"Saat ini kasus Peter dalam penyelidikan dan pengembangan petugas. Kedua pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 dan 2 KHUP," ujar Jefri Indra Jaya.

Tempat terpisah, Kadis DLH Padang, Mairizon membenarkan pelaku ditangkap merupakan pegawai kontrak DLH Padang.

"Mereka diberhentikan tidak hormat karena telah melakukan tindak kriminal yakni melakukan aksi pencurian ternak di Padang,apalagi aksinya menggunakan mobil truk sampah DLH Padang," kata Mairizon.

Komentar