Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Meningkat

Metro- 07-05-2022 22:55
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memantau arus balik Lebaran di dermaga Bakauheni, Lampung, Sabtu (7/5). (Dok : Istimewa)
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memantau arus balik Lebaran di dermaga Bakauheni, Lampung, Sabtu (7/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Grafik arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni mulai dari dua hingga tiga hari ke belakang, mengalami peningkatan kapasitas penumpang.

"Dari 15.000 orang kemudian naik 16.000 dan naik lagi 31.000. Dan kemungkinan malam hari ini bisa naik 41.000," kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam siaran pers diterima Arunala.com , Sabtu (7/5).

Menurut dia, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, pihaknya sudah mendengar dan melihat bagaimana skema persiapan yang dilakukan rekan-rekan yang melakukan pengamanan di pelabuhan untuk menghadapi puncak arus balik.

Baca Juga

Mulai dari mengatur sejumlah rest area sebagai tempat menampung, manakala terjadi kepadatan di dermaga sampai dengan menambah jumlah dermaga di Bakauheni yaitu dermaga Panjang dan BBJ serta juga jumlah kapal.

"Saya kira dengan rekayasa yang baik ini, kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Merak kemarin bisa dihindari di Pelabuhan Bakauheni," kata Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, ada beberapa skema yang disiapkan petugas antara lain hijau, kuning dan merah. Merah berarti sudah padat. Dan dalam beberapa hari ini baru masuk situasi hijau.

"Saya harap situasi ini dapat bertahan terus," imbuh Sigit.

Sigit mengimbau masyarakat selama beberapa hari ke depan untuk memanfaatkan relaksasi yang diberikan sejumlah instansi atau lembaga agar tidak buru-buru balik Lebaran untuk menghindari kepadatan.

Melalui relaksasi itu, masyarakat tanpa mengurangi kewajiban tugasnya bisa bekerja di rumah atau WFH. Kemudian memanfaatkan waktu libur anak-anak khusus sekolah di Jakarta masuk tanggal 12 Mei.

"Relaksasi tersebut harus dimanfaatkan dan diatur saat balik sehingga kepadatan di arus balik bisa dihindari dan bisa diurai. Yang lebih penting lagi masyarakat bisa kembali dengan nyaman dan selamat. Kami, pemerintah dan stakeholder terkait akan memberikan pelayanan terbaik," papar mantan Kabareskrim Polri ini.

Demikian juga untuk wilayah Timur yang akan ke Barat kata Sigit, tentu mengalami hal yang sama. Pihaknya melakukan beberapa upaya untuk mengurai kepadatan.

Mulai dari contraflow, mengubah sistem one way dari titik Tol Kali Kangkung dan KM 3.500 dan bisa dilanjutkan sampai Tol Semanggi sesuai situasi dan kondisi di lapangan.

"Upaya itu kami siapkan sebagai skenario apabila terjadi kemacetan panjang dan ini akan terus kami evaluasi sehingga semuanya berjalan dengan baik," ucap Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kadiv Propam ini juga meminta jajarannya untuk tetap melakukan pengawalan dan pengamanan di jalan alternatif saat pemberlakukan one way.

"Dengan begitu diharapkan semua berjalan dengan baik dan lancar," tutup Sigit.

Komentar