Gubernur Minta Tempat Wisata Optimalkan Pelayanan

Metro- 08-05-2022 08:21
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memantau lalu lintas arus mudik dan balik di Pos Pengamanan di Simpang Koto Mambang, Kabupaten Padangpariaman, kemarin (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memantau lalu lintas arus mudik dan balik di Pos Pengamanan di Simpang Koto Mambang, Kabupaten Padangpariaman, kemarin (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Liburan Lebaran tahun ini akan jadi momentum bagi Sumbar menghadapi iven Visit Beautiful West Sumatera 2023 mendatang.

Agar iven itu berjalan lancar, perlu kepastian kondisi tempat wisata yang baik, serta menciptakan pelayanan yang optimal bagi wisatawan yang akan berkunjung nanti.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di sela-sela peninjau situasi dan kondisi lokasi wisata di Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, kemarin.

Baca Juga

Di tempat ini, Mahyeldi ingin melihat secara langsung kesiapan sarana prasarana, infrastruktur, serta penerapan protokol kesehatan (prokes) di lokasi wisata itu.

"Libur Lebaran ini menjadi momen evaluasi untuk peningkatan pelayanan pada wisatawan menyongsong liburan tahun baru di nanti, sekaligus sebagai perbaikan dan penyempurnaan persiapan jelang Visit Beautiful West Sumatera 2023," ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi menjelaskan, momen ini sangat tepat untuk menilai progres yang telah dilakukan mengingat jumlah wisatawan dan pemudik yang ada saat ini di Sumbar sangat tinggi dengan perkiraan mencapai 2 juta orang, setelah dua tahun sebelumnya tidak bisa pulang kampung akibat pandemi Covid-19.

"Dari hasil pemantauan, meski terdapat beberapa hal yang perlu dievaluasi, namun secara umum suasana penyambutan dan antisipasi lonjakan pemudik sudah berjalan efektif di berbagai daerah di Sumbar," ucap dia.

Mahyeldi menyebutkan, harus ada penambahan petugas atau tenaga pengawas dari BPBD dan Satpol PP di tempat-tempat wisata sebagai antisipasi pengamanan dari hal yang tidak diinginkan, terutama di lokasi wisata yang sangat padat pengunjung.

Lonjakan pemudik, sebut Mahyeldi saat libur Lebaran ini sangat tinggi karena masyarakat sudah rindu, karena sudah 2 tahun tidak pulang kampung.

Bahkan jumlah penerbangan juga bertambah dari biasanya hanya 20 penerbangan, naik menjadi 60 kali penerbangan dan penuh.

Ditambah lagi yang menggunakan jalur darat sehingga lalulintas padat hingga ke desa-desa. Sehingga ada satu lokasi wisata yang tingkat kunjungannya mencapai 11 ribu orang perhari.

"Jadi Lebaran ini jadi bahan evaluasi kita untuk menghadapi libur akhir tahun dan persiapan Visit Beautiful West Sumatera 2023," jelas Mahyeldi lagi.

Selain lokasi wisata, Mahyeldi juga memantau pos-pos pengamanan, diantaranya Pos Pengamanan di Simpang Koto Mambang, Kabupaten Padangpariaman.

Tepatnya di pertigaan yang menjadi jalan alternatif utama menuju Kota Bukittinggi via Malalak ini, dari sini Mahyeldi mendapati situasi dan kondisi lalin berjalan tertib dan lancar.

"Alhamdulillah, kondisi aman terkendali, hanya ada beberapa kejadian kecil dengan kerugian ringan tanpa menimbulkan korban jiwa," kata salah seorang petugas, Aipda Nasrulah.

Gubernur juga menyempatkan untuk memeriksa tekanan darah kepada petugas kesehatan. Tak lupa juga memberikan bingkisan berupa minuman dan makanan ringan untuk penambah motivasi para petugas dalam bekerja memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Komentar