Pastikan Layanan Haji, Menag Minta jangan Kecewakan Jamaah

Metro- 19-05-2022 07:17
Ilustrasi Haji : Menag terbang ke Arab Saudi untuk memastikan layanan yang akan diberikan ke jamaah haji sudah siap. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi Haji : Menag terbang ke Arab Saudi untuk memastikan layanan yang akan diberikan ke jamaah haji sudah siap. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Jakarta, Arunala - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi, Rabu (18/5) dini hari. Keberangkatan Menag kali ini untuk memastikan layanan yang akan diberikan ke jamaah haji sudah siap.

"Dini hari ini, saya berangkat ke Arab Saudi. Ini adalah pemberangkatan jamaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jamaah sudah siap," tegas Menag di Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, dilansir Arunala.com dari haji.kemenag.go.id kemarin.

Menagke Arab Saudi didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli.

Baca Juga

"Kita akan cek kesiapan layanan katering, transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, dan lainnya. Intinya jamaah haji harus terlayani dengan sebaik mungkin," kata Menag Yaqut.

Pentingnya melayani jamaah haji dengan baik tersebut juga ditekankan pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini kepada para petugas haji.

Menag meminta tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah, harus dipegang teguh.

"Jangan kecewakan jamaah. Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka. Jadikan diri kita sebagai supporting system untuk melayani dan membantu para jamaah haji mencapai kepuasan maksimal dan mampu menjadi haji yang mabrur. Lakukan ini semaksimal mungkin," tandasnya.

Sementara Dirjen PHU, Hilman Latief mengatakan, proses pengadaan layanan di Arab Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir.

Tim Kementerian Agama telah menyelesaikan seluruh proses tersebut hingga tahap kontrak kerja sama.

"Kita akan lakukan pengecekan akhir, memastikan begitu jamaah tiba di Saudi, layanan sudah bisa dinikmati mereka," sebut Hilman Latief.

Tahun ini, katanya, kuota haji Indonesia berjumlah 100.051 jamaah. Jumlah itu terdiri atas 92.825 kuota jamaah haji reguler, dan 7.226 kuota jamaah haji khusus.

"Jamaah sudah mulai terbang ke Saudi pada 4 Juni 2022. Sehingga, semua layanan harus dipastikan sudah siap semua," ujar Hilman. (*)

Komentar